Wantilan Balai Banjar Ambruk Diterjang Hujan Dan Angin, Kadus Kertajati Merasa Ada Keanehan

Hujan dan angin kencang itu juga membuat wantilan di lantai dua balai Banjar Kertajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, ambruk.

Wantilan Balai Banjar Ambruk Diterjang Hujan Dan Angin, Kadus Kertajati Merasa Ada Keanehan
Tribun Bali / I Wayan Erwin Widyaswara
Seorang prajuru banjar Kertajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar, Bali, saat melihat bangunan wantilan yang robon lantaran disapu angin kencang, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Selasa kemarin tidak saja menyebabkan pohon tumbang, dan banjir di sejumlah ruas jalan di Denpasar, Bali.

Hujan dan angin kencang itu juga membuat wantilan di lantai dua balai Banjar Kertajati, Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Utara, ambruk. 

“Kemarin (Selasa sore pukul 16.30 wita) ambruknya. Saya juga tidak mengerti kenapa bisa di sini saja ambruk. Saya ngerasa ada yang aneh juga. Kemarin memang anginnya kencang sekali,” kata Nyoman Lanus, Kepala Dusun Kertajati, kepada Tribun Bali, Rabu (1/2/2017).

Pantauan Tribun Bali di lokasi kejadian, tampak seluruh bangunan kecuali lantai wantilan itu, ambruk.

Ukiran khas Bali yang menggunakan kayu jati juga terlihat patah.

Genting-genting hancur lebur.

Saat kejadian, ambruknya wantilan di lantai dua itu juga menimpa dua sepeda motor milik warga yang bermukim tepat di sebelah timur balai banjar.

“Ambruknya ke timur, jadi materialnya jatuh ke bawah dan menimpa sepeda motor juga,” jelas Lanus.

Akibat peristiwa itu, Lanus menyatakan pihak Banjar Kertajati mengalami kerugian mencapai Rp.250 juta.

Padahal, kata Lanus, wantilan ini baru selesai dibangun sekitar enam bulan lalu.

“Bahan-bahannya yang mahal, makanya kerugiannya lumayan. Kayu-kayu ukiran itu juga mahal. Padahal baru selesai dibangun enam bulan lalu, tapi belum sempat kita plaspas,” ungkap pria berusia 56 tahun itu kepada Tribun Bali. (*)

Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved