Pemprov Bali Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi, Tapi Masih Ada Masalah Ini

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Ombudsman RI Ahmad Suanedy kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerja Gubernur.

Pemprov Bali Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi, Tapi Masih Ada Masalah Ini
Humas Pemprov Bali
Anggota Ombudsman RI Ahmad Suanedy menyerahkan penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap Pelayanan Publik Tahun 2016 kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerja Gubernur, di Renon, Denpasar, Kamis (2/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemerintah Provinsi Bali kembali mengukir prestasi tingkat Nasional dengan diraihnya Predikat Kepatuhan Tinggi terhadap Pelayanan Publik Tahun 2016 yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Anggota Ombudsman RI Ahmad Suanedy kepada Gubernur Bali Made Mangku Pastika di ruang kerja Gubernur, di Renon, Denpasar, Kamis (2/2/2017).

Terkait penghargaan tersebut, Ahmad Suanedy mengatakan, penghargaan tersebut diberikan berdasarkan pada hasil survei yang dilakukan pada April-Juli 2016.

Ombudsman memberikan kategori penilaian 0-50 untuk kategori 'merah' dengan kepatuhan rendah, 51-80 (kuning) tingkat kepatuhan sedang dan 81-100 untuk tingkat kepatuhan tinggi dengan kategori hijau.

Ahmad Suanedy mengatakan, Pemprov Bali menduduki peringkat kedelapan dengan nilai rata-rata 83,92 dari 34 Provinsi di Indonesia.

Selain Pemprov Bali, Pemkab Badung, Karangasem, Gianyar dan Denpasar juga masuk dalam kategori ' hijau' atau daerah yang meraih nilai kepatuhan tinggi untuk tingkat Kabupaten/kota.

"Pemprov Bali masuk dalam zona hijau, namun masih ada beberapa unit layanan yang masih dalam zona kuning bahkan merah. Dengan hasil yang kami peroleh maka kami akan memperkuat pengawasan untuk lembaga pelayanan publik tersebut. Ombudsman akan turun melakukan survei secara mendadak dengan indikator standar pelayanan seperti waktu penyelesaian pelayanan, biaya, alur, petugas serta fasilitas penunjang, seperti loket, ruang tunggu serta sarana penunjang lainnya," imbuhnya.

Menanggapi raihan prestasi tersebut, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menyampaikan apresiasi atas raihan prestasi yang diperoleh serta mengapresiasi langkah yang diambil Ombudsman dalam upaya meningkatkan layanan publik.

Pastika mengatakan, raihan prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras bersama dalam mengoptimalkan pelayanan publik kepada masyarakat.

Ke depannya, orang nomor satu di Bali ini berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik, terlebih masih ada unit layanan yang masuk dalam kategori kuning dan merah.

"Saya mengapresiasi langkah yang telah dilakukan Ombudsman. Sudah seharusnya ada lembaga yang terus melakukan pengawasan dan mengevaluasi sehingga suatu mekanisme akan berjalan dengan baik, pelayanan publik harus terus kita tingkatkan sehingga pelayanan kita kepada masyarakat benar-benar optimal," tuturnya.

Audensi pagi ini juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Wilayah Bali Umar Ibnu Alkhatab, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Bali Gusti Ngurah Alit serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved