PARADE FOTO: Ratusan Senjata Api Brimob Polda Bali Diupacarai Tumpek Landep

Hari raya Tumpek Landep diperingati saat Saniscara Kliwon wuku Landep atau setiap sekitar 6 bulan sekali.

PARADE FOTO: Ratusan Senjata Api Brimob Polda Bali Diupacarai Tumpek Landep
Tribun Bali/ I Nyoman Mahayasa
Ratusan senjata api (senpi) dan kendaraan operasional milik Satuan Brimob Polda Bali diupacarai saat hari raya Tumpek Landep, Sabtu (4/2/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ratusan senjata api (senpi) diupacarai dalam rangka hari raya Tumpek Landep di Markas Komando (Mako) Brimob Polda Bali, Denpasar, kemarin (4/2/2017). 

Hampir senjata api dari laras panjang sampai revolver di dalam gudang Mako Satuan Brigade Mobil (Satbrimob)Polda Bali di Jalan Tohpati, Denpasar, diupacarai dalam Tumpek Landep.

Selain senjata api, sarana pendukung seperti seperti kendaraan water canon, barakuda, mobil gegana dan motor milik Satbrimob juga diupacarai.

Pada waktu yang sama puluhan anggota Satbrimob menggelar persembahyangan di hari raya khusus umat Hindu untuk memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam wujudnya sebagai Dewa Perang (Pasupati).

Ratusan senjata api (senpi) dan kendaraan operasional milik Satuan Brimob Polda Bali diupacarai saat hari raya Tumpek Landep, Sabtu (4/2/2017).
Ratusan senjata api (senpi) dan kendaraan operasional milik Satuan Brimob Polda Bali diupacarai saat hari raya Tumpek Landep, Sabtu (4/2/2017).

Hari raya Tumpek Landep diperingati saat Saniscara Kliwon wuku Landep atau setiap sekitar 6 bulan sekali.

Kepala Satbrimob Polda Bali, Komisaris Besar (Kombes) Pol Laksana mengatakan setiap senjata serta kendaraan kepolisian wajib diupacarai pada hari raya Tumpek Landep.

"Senjata dan kendaraan ini memang selalu kita upacarai setiap hari Raya Tumpek Landep. Tujuannya adalah untuk keselamatan penggunaan senjata dan kendaraan itu," jelasnya.

Usai melaksanakan upacara Tumpek Landep, ratusan personel Sat Brimob Polda Bali tiba-tiba berlari menuju ke dalam gudang penyimpanan senjata, menyusul terdengarnya suara kentungan.

Satu per satu personel kemudian mengambil senjata laras panjang menuju ke posnya masing-masing.

Dalam hitungan menit, mereka kemudian berkumpul di lapangan Mako Brimob dan segera mengadakan apel.

Ternyat, ratusan personel Brimob ini tengah menggelar apel Panggilan Luar Biasa (PLB) yang dipimpin langsung Kasatbrimob Polda Bali, Kombes Pol Laksana.

Ratusan senjata api (senpi) dan kendaraan operasional milik Satuan Brimob Polda Bali diupacarai saat hari raya Tumpek Landep, Sabtu (4/2/2017).
Ratusan senjata api (senpi) dan kendaraan operasional milik Satuan Brimob Polda Bali diupacarai saat hari raya Tumpek Landep, Sabtu (4/2/2017).

PLB ini bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan para personel dalam mengantisipasi peristiwa besar yang tidak diinginkan.

"Ini akan rutin kami lakukan, bukan semata-mata untuk mengantisipasi unjuk rasa saja, tapi juga bencana alam serta peristiwa besar lainnya," jelas Laksana di Mako Brimob Polda Bali

"Bencana seperti tanah longsor, gunung meletus hingga kecelakaan di laut merupakan hal yang juga perlu antisipasi dari Satuan Brimob. PLB kita gelar untuk melatih kesiapan para personel," jelasnya.

Para personel dituntut siap siaga setelah mendengar suara kentungan atau peringatan yang didengungkan oleh anggota yang berada di pos pengamanan. (*)

Penulis: I Dewa Made Satya Parama
Editor: Irma Yudistirani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved