Peserta Pasar Modal di Bali Terus Tumbuh, Hingga Desember 2016 mencapai 10 Ribu Investor

Diikuti usia 31-40 tahun sebanyak 22 persen dari jumlah investor yang ada di Bali

Peserta Pasar Modal di Bali Terus Tumbuh, Hingga Desember 2016 mencapai 10 Ribu Investor
Tribun Bali/I Nyoman Mahayasa
Karyawan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali sedang mengecek indeks harga saham di kantornya di Jalan Sudirman, Denpasar, Selasa (5/5/2015) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berdasarkan data yang telah dikumpulkan Bursa Efek Indonesia (BEI), jumlah investor pasar modal di Bali dari tahun ke tahun terus bertumbuh secara konsisten.

Head of Capital Market Information Centre-Denpasar Marketing Division, I Gusti Agung Alit Nityaryana, mengatakan berdasarkan data investor yang dikumpulkan dari KSEI, jumlah investor di Bali, per Desember 2016 mencapai 10.158 dari yang sebelumnya pada 2015 adalah 7.651. 

"Pertumbuhan jumlah investor di Bali pada tahun 2016 ini sementara adalah pertumbuhan tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasakan data yang telah dikumpulkan dari KSEI, Jumlah investor pertahun 2016 sejumlah 10.158 ini berdasarkan usia ternyata didominasi oleh generasi mapan dengan usia 40 tahun ke atas dengan presentase hingga 48 persen," katanya saat dihubungi Tribun Bali, Kamis (9/2/2017).

Diikuti usia 31-40 tahun sebanyak 22 persen dari jumlah investor yang ada di Bali.

Sedangkan berdasarkan domisili investor, tercatat 60,93 persen mayoritas berada di kawasan Denpasar dan  15,80 persen di Kabupaten Badung. (*)

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved