Firasat Ketut Arya Sebelum Ayahnya Meninggal, Jawaban Sang Ayah: Ingin Dekat Dengan Keluarga

Arya merupakan kerabat dari korban longsor yang menimpa satu keluarga di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani

Firasat Ketut Arya Sebelum Ayahnya Meninggal, Jawaban Sang Ayah: Ingin Dekat Dengan Keluarga
TRIBUNBATAM/EKO SETIAWAN
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Imam Rosidin 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Wajah Ketut Arya (22) terlihat cemas saat didatangi Tribun Bali di ruang IGD RSUP Sanglah, Jumat (10/2/2017) sore.

Wajahnya pucat layu dan matanya merah, bahkan kakinya masih kotor bekas lumpur yang telah mengering. 

Arya merupakan kerabat dari korban longsor yang menimpa satu keluarga di Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.

Arya datang ke RSUP Sanglah untuk mengantar adiknya, Wayan Sula (19) yang mengalami luka serius di bagian punggungnya akibat tertimpa material longsor

Ibunya, Wayan Swari (50) mengalami luka di bagian wajah, serta kedua lengan tangannya.

Keponakannya yang baru berusia dua bulan juga mengalami luka serius dan saat ini sedang dalam perjalanan ke RSUP Sanglah.

Namun, yang paling menyedihkan bagi Arya adalah Ayahnya yang bernama Made Kawi (55), menjadi korban meninggal dalam bencana longsor tersebut. 

Kepada Tribun Bali, Arya mengatakan sudah memiliki firasat sebelum bencana tanah longsor terjadi.

Saat hujan disertai angin mengguyur desanya selama tiga hari berturut, ia sudah mengingatkan ayahnya untuk pindah sementara di rumah keluarga yang lebih aman.

Halaman
12
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved