Bali United
Coach Peter Beberapa Kali Periksa Denyut Nadi Fadil Sausu Gara-gara Mendadak Stop Watch Rusak
Agenda sprint dan jogging menjadi hal wajib dilakukan pemain Bali United. Untuk mendapat kecepatan dan kekuatan maksimal
Penulis: Marianus Seran | Editor: Rizki Laelani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Terlihat ada yang menarik saat latihan fisik berlari mengitari lapangan Banteng Seminyak, Badung.
Menu latihan 70 persen sprint dan 30 persen jogging harus dilakukan semua pemain.
Beberapa kali pelatih Bali United, Hans Peter Schaller harus mengawasi secara khusus kapten Bali United Fadil Sausu. Sesekali Coach Peter mengcek stop watch di tangan Fadil.
Setelah itu, dia memukul punggung Fadil memberi sinyal Fadil Sausu harus menambah kecepatan lari.
Tapi, tak beberapa waktu berselang, stop watch yang dikenakan Fadil Sausu tidak berfungsi normal.
Kondisi ini membuat Coach Peter curiga. Ia terlihat memeriksa denyut nadi Fadil Sausu. Tidak hanya Fadil, Binter Wirahadi mendapat pemeriksaan denyut nadi.
Fadil Sausu menceritakan bila saat itu, terjadi kendala non teknis. Stop watch yang digunakannya rusak. "Stop watch saya rusak, jadi pelatih Hans Peter datang memeriksa terus," ujar Fadil.
Agenda sprint dan jogging menjadi hal wajib dilakukan pemain Bali United. Untuk mendapat kecepatan dan kekuatan maksimal, ada beberapa cara yang biasa dilakukan pelatih.
Sebagai permulaan, biasanya pelatih memberi menu sprint sejauh 10-20 meter. Hal ini untuk baik untuk akselerasi tubuh lebih cepat. Kemudian ada pula latihan untuk melatih otot kaki.
Pada umumnya, pemain berlari dengan menggunakan parasut untuk meningkatkan kecepatan lari. Latihan ini akan melatih otot anda dengan membuatnya bekerja melawan hambatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bufc-tribunbali-fadil-latihan-fisik-2402-17_20170224_173351.jpg)