Terkuak, Pria Bertato Jantung Hati Tewas di Denpasar, Ternyata Sempat Ajak Tidur Pelaku di Hotel

Seorang warga yang rumahnya tepat di depan TKP, I Gede Sudama Putra (30), pun sempat terbangun.

Terkuak, Pria Bertato Jantung Hati Tewas di Denpasar, Ternyata Sempat Ajak Tidur Pelaku di Hotel
Istimewa
Mahfud Hudori pelaku pembunuhan Imran Hamdani 

Informasi yang dihimpun Tribun Bali, pelaku yang bekerja di sebuah warung makan di Kuta ini berupaya kabur ke kampung halamannya di Bondowoso, Jawa Timur.

Tim opsnal Polsek Denpasar Barat yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra RA meluncur ke Jawa Timur setelah memperoleh informasi yang cukup mengenai keberadaan pelaku.

Minum di Kamar Kos

Terungkapnya kasus pembunuhan yang sempat membuat gempar warga di Jalan Gunung Salak ini berawal dari pemeriksaan terhadap para saksi.

Korban Imran Handani, sesaat sebelum ditemukan tewas bersimbah darah di Gang Esa, diketahui sempat minum-minum bersama empat kawannya.

Jumat (24/2/2017) malam, Imran minum-minum di kamar kos Amir Purbo (23) yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadin perkara (TKP).

Di dalam kamar, Imran berkumpul sambil minum arak bersama Amir Purbo, Mahfud, Budi, dan Latiful.

Saat acara minum-minum itu, Purbo menyaksikan air muka Mahfud terlihat kesal.

Gara-garanya, Imran melakukan hal yang tak senonoh terhadap Mahfud.

Kebetulan, saat itu keduanya duduk bersebelahan di atas kasur.

Halaman
1234
Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved