Terkuak, Pria Bertato Jantung Hati Tewas di Denpasar, Ternyata Sempat Ajak Tidur Pelaku di Hotel

Seorang warga yang rumahnya tepat di depan TKP, I Gede Sudama Putra (30), pun sempat terbangun.

Terkuak, Pria Bertato Jantung Hati Tewas di Denpasar, Ternyata Sempat Ajak Tidur Pelaku di Hotel
Istimewa
Mahfud Hudori pelaku pembunuhan Imran Hamdani 

"Waktu sedang asyik minum, saksi melihat pelaku kesal. Saat itu korban memegang kemaluan pelaku. Soal itulah yang mungkin memunculkan niat pelaku menghabisi korban," beber anggota polisi yang tidak berkenan namanya ditulis ini, Minggu (26/2/2017) sore.

Dalam kondisi marah, Mahfud tiba-tiba mengajak korban pergi ke luar membeli makanan.

Mereka meninggalkan empat orang lainnya.

Mereka membeli makanan menggunakan sepeda motor Imran.

Keempat rekannya menunggu mereka, saat ditunggu selama kurang lebih 30 menit baik Mahfud maupun Imran tidak kunjung datang.

Keempat orang ini pun membubarkan diri.

Setelah bubar, Purbo nggak langsung tidur.

Dia pergi ke tempat kerjanya di minimarket di Seminyak karena ditelepon oleh orang toko.

Sesampainya di toko, Purbo dijemput oleh Latiful.

Dia mengatakan bahwa Mahfud habis membunuh Imran.

Halaman
1234
Penulis: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved