Rapat Sempat Tegang saat Bicara Kesejahteraan Pegawai di Bawah UMK

Masa kalah pengupahan dibanding hotel, jadi yang hadir di sini tolong disampaikan ke owner.

Rapat Sempat Tegang saat Bicara Kesejahteraan Pegawai di Bawah UMK
Tribun Bali/AA Gde Putu Wahyura
Pertemuan antara Dinkes Pemprov Bali, Disnaker dan ESDM, dengan direktur RS swasta, di kantor Dinkes Pemprov Bali, Jumat (3/3/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rapat koordinasi antara Dinkes Pemprov Bali, Disnaker dan ESDM, dengan direktur RS swasta, di kantor Dinkes Pemprov Bali, Jumat (3/3/2017) sempat tegang ketika bicara soal kesejahteraan pegawai.

Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan, Disnaker ESDM Bali, Ni Luh Made Wiratmi mengatakan banyak RS yang tidak mempekerjakan pegawai sesuai UMK.

Baca: 100 Pegawai RS Dipaksa Mundur, Kadis Kesehatan Harap Tidak Ada PHK

Bahkan ada yang tidak didaftarkan BPJS.

“Ini masalah upah, jangan menyangkal, pengawas kami sudah turun, laporan kami ada. Para dokter bagus upahnya, para perawat kita, bidan ada di bawah UMK. Masa kalah pengupahan dibanding hotel, jadi yang hadir di sini tolong disampaikan ke owner. Bayangkan kalau anak kita dibayar di bawah UMK, mandiin orang sakit, ambil kotoran orang, kita sama saja nginjak anak kita sendiri,” jelasnya.

Mendengar ini Ketua Asosiasi RS Swasta Indonesia (ARSSI) IB Fajar Manuaba memotong pembicaraan Wiratmi, ia mengatakan tidak seharusnya Wiratmi berbicara demikian.

“Ibu seharusnya tanya juga, banyak gak pekerjanya digratiskan kalau dia sakit. Jangan bilang kalah dari hotel, kita kan profit sentris saja tapi sosial. Saya selama ini sudah konsultasi di bawah bimbingan Dinkes,” jelasnya dengan nada tinggi. (*)

Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved