Hari Raya Nyepi

PHDI Imbau Umat Tak Foto Selfie saat Nyepi, ‘Jangan Terulang Kejadian di Danau Beratan’

Sudiana yang juga akademisi di Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar itu berharap pelanggaran yang terjadi pada perayaan Nyepi tahun lalu tidak

PHDI Imbau Umat Tak Foto Selfie saat Nyepi, ‘Jangan Terulang Kejadian di Danau Beratan’
Istimewa
I Gusti Ngurah Sudiana 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali mengingatkan umat Hindu untuk senantiasa menjaga keheningan dan ketertiban pelaksanaan Hari Suci Nyepi pada 28 Maret mendatang.

“Jangan ada lagi yang foto “selfie” atau swafoto di jalan saat Nyepi,” kata Ketua PHDI Provinsi Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana saat berorasi pada Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), di Denpasar, Minggu (12/3/2017).

Baca: Bangun Kesadaran Sendiri, Jangan Permalukan Nyepi!

Imbauan itu tidak hanya berlaku untuk masyarakat umum, tetapi juga bagi “pecalang” atau petugas pengamanan adat yang sedang melaksanakan tugas.

Sudiana yang juga akademisi di Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar itu berharap pelanggaran yang terjadi pada perayaan Nyepi tahun lalu tidak terulang lagi tahun ini.

“Seperti kasus ramai-ramai berjualan di areal Danau Beratan, Tabanan, saya tak ingin hal itu terulang pada Nyepi tahun ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Rektor Universitas Udayana Prof Dr Ketut Sukardika juga menyampaikan orasi.

Ia menyinggung tentang penyakit psikologis seperti rakus dan keraksasaan yang memicu banyaknya tindak korupsi.

Sukardika juga mengapresiasi gagasan Pemprov Bali melibatkan anak SMA/SMK pada pelaksanaan PB3AS.

Dia berharap, lebih banyak lagi generasi muda yang bicara di podium.

PB3AS kali ini juga dimeriahkan penampilan siswa SMAN 5 Denpasar yang membawakan musikalisasi puisi dan Tari Joged.

Di sela-sela pertunjukan kesenian, Ketua OSIS SMAN 5 Denpasar Komang Trisa Sari Damayanti juga tampil berorasi.

Dalam orasinya, dia mengajak kalangan generasi muda mendukung upaya pelestarian adat dan budaya Bali.

Bertalian dengan upaya tersebut, Trisa menyoroti cara berpakaian ke pura di kalangan remaja putri. (ant)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved