Air Mata Syahrini Menetes karena Bayar Pajak Miliaran Rupiah, ‘Saya Terseret Manja’

Tangisnya pun pecah karena merasa tak rela jerih payahnya harus 'terkuras' untuk membayar pajak.

Nurul Nareswari/Grid.I
Mobil mewah Syahrini yang dihadiahi oleh adik sekaligus manajernya, Aisyahrani. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Air mata  Syahrini menetes.

Tangisnya pun pecah karena merasa tak rela jerih payahnya harus 'terkuras' untuk membayar  pajak.

Itulah pengakuan sang princes saat memberikan klarifikasi tentang namanya dibawa-bawa ke dalam kasus suap  pajak.

Syahrini bercerita ia pernah membayar  pajak hingga menangis tersedu.

Ia sempat berat hati merasa sebagian kerja kerasnya harus dibayarkan.

Baca: Bayar Pajaknya Penghasilannya Saja Miliaran, Inikah Pendapatan Bersih Syahrini?

"Membayarnya juga sambil menangis di bank. Ya ampun saya nggak rela kerja keras saya (dibayarkan) tapi saya warga negara yang baik," kata  Syahrini saat ditemui sebelum berangkat umrah di bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (26/3/2017).

Istilah terseret manja pun keluar dari mulut sang Princes, karena sebagai wajib  pajak yang baik ia sudah memenuhi kewajibannya.

"Semua berita (soal suap  pajak) itu memperihatinkan saya, dan keluarga. Kenapa harus saya selalu tereret manja sama kasus kelas kakap. Padahal sudah berapa miliar rupiah yang saya bayarkan untuk TA (Tax Amnesty) kemarin," ucap dia.

Rupanya jumlahnya yang fantastis lah yang membuatnya menangis manja.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved