Tiga Pelanggaran Saat Nyepi di Kuta, Siapa Saja yang Melanggar?

Pelanggaran tersebut karena mereka keluar dari pekarangan rumah atau hotel yang disinggahi. Alasan mereka karena ketidaktahuan.

Tiga Pelanggaran Saat Nyepi di Kuta, Siapa Saja yang Melanggar?
Tribun Bali/Fauzan Al Jundi
Dua orang yang dinilai melanggar saat Nyepi di Desa Adat Kuta, Badung, Bali, Selasa (28/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Fauzan Al Jundi

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Laporan yang diterima Jero Bendesa Adat Kuta Wayan Suarsa, terjadi tiga pelanggaran yang dilakukan oleh dua wisatawan mancanegara dan beberapa orang dari Sumbawa, NTT, saat Nyepi di wilayah Kuta, Badung, Bali.

Baca: Desa Adat Kuta Terjunkan 43 Pecalang untuk Berpatroli di Kuta

Pelanggaran tersebut karena mereka keluar dari pekarangan rumah atau hotel yang disinggahi.

Alasan mereka karena ketidaktahuan bahwa pada hari ini ada perayaan Nyepi.

Baca: Nyepi di Kuta, Pecalang Berpatroli Memantau, Ini Kondisi Terakhir

"Mulai jam 6 pagi sampai saat jam 10 wita ini ada 3 laporan pelanggaran, jadi 3 laporan itu semua keluar dari rumah dan itu semua adalah warga nonadat Kuta," kata Jero Bendesa Adat Kuta Wayan Suarsa saat diwawancara Tribun Bali, Selasa (28/3/2017).

Baca: Nyepi Sebagai Ajang Mulat Sarira, Kata Gubernur Bali

Wayan Suarsa mengatakan, 2 laporan yang melakukan pelanggaran adalah wisatawan asing yang tinggal di hotel sekitar Kuta, dan 1 laporan itu adalah 2 orang dari Sumbawa yang keluar dengan membawa motor.

Baca: Banjar Adat di Kuta Memeriahkan Pengerupukan Sambil Tampilkan Drama Historis

"Dia adalah wisatawan Taiwan nginep di Hotel H dekat airport, yang kedua orang asing juga tinggal di hotel lainnya, kemudian yang ketiga ada orang Sumbawa yang ditangkap di Plaza," ujar Suarsa Jero Bendesa Adat Kuta.

Baca: Praktik Toleransi Beragama, Pemuda Muslim Jaga Acara Ogoh-ogoh di Tempat Ini

Jauh hari sebelum Nyepi pihak hotel seluruh Kuta sudah disosialasiakan dan mendapatkan surat tentang peraturan Nyepi, dan jika ada tamu dari hotel yang melanggar peraturan Nyepi, pihak hotel akan dimintai pertanggunjawaban.

Baca: BREAKING NEWS: Pecalang Jadi Korban Penusukan Saat Nyepi!

"Jadi penanganan kami, kalau orang asing itu diantarkan ke hotelnya kemudian hotelnya itu mendapatkan surat tilang," imbuhnya. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved