Putra Bali Ini Siap Tempur Hadapi Fit and Proper Test KPU-RI

Bali memiliki peluang besar menempatkan satu putra daerah di jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Putra Bali Ini Siap Tempur Hadapi Fit and Proper Test KPU-RI
Tribun Bali/Aloisius H Manggol
Ketua KPU Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bali memiliki peluang besar menempatkan satu putra daerah di jajaran komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Syaratnya, Ketua KPU Bali saat ini, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, harus lolos tahap akhir fit and proper test Komisi II DPR RI. Walaupun belum mengetahui jadwal tersebut di Senayan, Raka Sandi optimistis akan lolos tembus tujuh besar.

“Agar terpilih menjadi anggota KPU RI, saya harus bisa masuk tujuh besar. Saya siap mengikuti tes akhir Komisi II DPR RI,” ujar Raka Sandi dikonfirmasi Kamis (30/03/2017).  

Untuk diketahui, Raka Sandi merupakan satu-satunya wakil Bali yang tersisa dalam seleksi KPU RI tersebut, sebelumnya Ketua KPU Denpasar, Gede John Darmawan hanya mampu bertahan hingga 36 besar.

Berdasarkan informasi yang ada, dari 14 orang calon yang tersisa akan diciutkan oleh Komisi II DPR-RI menjadi tujuh orang.

Selanjutnya, tujuh nama tersebut akan diserahkan ke Presiden RI, Joko Widodo untuk ditetapkan sebagai Komisioner KPU-RI.

Untuk itu dirinya hanya berusaha fokus menyiapkan diri menghadapi fit and proper test tersebut. Bahkan dirinya telah memayaMisi dan visi sudah disiapkan matang.

Selain misi dan visi, Sandi juga menyiapkan sejumlah program bila terpilih menjadi anggota KPU RI.

“Semoga saya bisa bersaing dengan calon lain. Saya berharap pengalaman selama ini bisa membantu. Saya juga minta dukungan dan doa masyarakat Bali,” jelas mantan aktivis GMNI Cabang Yogyakarta tersebut.

Alumnus Universitas Gadjah Mada ini mengatakan bahwa apabila dirinya lolos sebagai salah satu Komisioner KPU RI, pria asal Jembrana ini mengatakan dirinya ingin mewujudkan KPU sebagai lembaga yang penyelenggara Pemilu yg mandiri, berintegritas, dan akuntabel sehingga mampu menyelenggarakan Pemilu secara Luber dan Jurdil.

"Jika saya diberikan amanat dan kepercayaan banyak hal yg penting dilakukan ke depan. Visi saya adalah terwujudnya KPU sebagai lembaga penyelenggara Pemilu yg mandiri, berintegritas, dan akuntabel sehingga mampu menyelenggarakan Pemilu secara Luber dan Jurdil," paparnya

Jabatan Raka Sandi sendiri sebagai Ketua KPU Bali akan berakhir pada September 2018 mendatang. Sebelum menjabat ketua KPU Bali, Sandi adalah anggota KPU Bali pada masa kepemimpinan Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa. (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Penulis: Ragil Armando
Editor: I Gusti Agung Bagus Angga Putra
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved