Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Rasio Wirausaha Masih Kalah dari Malaysia, Ini yang Diminta Menkop Puspayoga

Puspayoga mengatakan, rasio wirausaha Indonesia berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 sudah meningkat menjadi 3,10 persen

Tayang:
Editor: Rizki Laelani
Tribun Bali/ Rizal Fanany
Menteri Koperasi dan UKM, AA Gede Ngurah Puspayoga saat meninjau relokasi pedagang Pasar Badung di gedung Eks Tiara Grosir di Jalan Cokroaminoto, Denpasar, Minggu (1/5). Mulai kemarin seluruh pedagang mulai berjualan di Eks Tiara Grosir. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA  - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop), AA GN Puspayoga mengharapkan perguruan tinggi bisa menjadi sumber utama lahirnya wirausaha baru.
Menurutnya, perekonomian Indonesia saat ini masih memerlukan banyak wirausahawan baru.  "Selain itu tidak semua lulusan perguruan tinggi tertampung di lapangan pekerjaan yang ada, baik di pemerintahan maupun swasta," kata Puspayoga melalui keterangan resmi usai membuka Peningkatan Kapasitas SDM Koperasi dan UKM di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/4/2017).

Puspayoga mengatakan, rasio wirausaha Indonesia berdasarkan sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2016 sudah meningkat menjadi 3,10 persen dari sebelumnya 1,64 persen. Namun dibandingkan negara lain, jumlah tersebut masih kalah, semisal Malaysia 5 persen, Singapura 7 persen, AS 14 persen, China 11 persen, maupun Jepang 10 persen.

"Kita harus mengejar ketertinggalan itu dan kampus menjadi wadah yang strategis untuk melahirkan wirausaha baru," kata Menkop. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved