Aneh, 18 Kali Kecelakaan Akibat Rem Blong Di Lokasi Tanjakan Ini

Sering kali sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraannya di tanjakan tersebut.

Aneh, 18 Kali Kecelakaan Akibat Rem Blong Di Lokasi Tanjakan Ini
TribunnewsBogor.com/@TMCPolresBogo
Situasi lalu lintas di Jalur Puncak tepatnya di Tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung terpantau tersendat, Minggu (6/3/2016). 

TRIBUN-BALI.COM, CIAWI - Kecelakaan beruntun di Tanjakan Selarong, Megamendung, Kabupaten Bogor bukanlah kejadian pertama.

Sejumlah kecelakaan berujung maut di tanjakan tersebut sering kali menghebohkan masyarakat.

Tanjakan yang merupakan akses utama ke kawasan wisata Puncak itu memang tak terlihat berbeda dibanding jalanan lainnya.

Tapi menurut Kasubdit Bingakkum Ditlantas Polda Jawa Barat, AKBP Matrius, tanjakan itu merupakan kawasan rawan yang sampai saat ini menjadi perhatian pihaknya.

Satu persoalan yang menjadi penyebab di tanjakan tersebut ialah masalah rem blong.

Sering kali sopir tak mampu mengendalikan laju kendaraannya di tanjakan tersebut.

Satu di antaranya kejadian pada Sabtu (22/4/2017), melibatkan 13 kendaraan menyebabkan empat orang tewas dan 21 lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Tiga korban tewas dan luka dilarikan ke RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor.

"Masalah rem blong itu berulang sudah 3 tahun, ini yang ke 18," katanya.

Tentu saja lokasi dengan riwayat jumlah kecelakaan serta penyebab yang hampir serupa ini menjadi pertanyaan bagi setiap orang.

Ada apa dengan tanjakan selarong ?

Soal itu, Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin mempunyai sejumlah perkiraan.

Kuat dugaannya karena tanjakan tersebut merupakan titik terakhir.

"Ini kan turunan terakhir, jadi ketika kendaraan turun dari Puncak dan ke sini, kampas remnya kemungkinan abis karena terus-terusan ngerem dari sana," katanya. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved