Keluarga Budiasa Tempuh Jalur Niskala Karena Sempat Mimpi Diterjang Ombak, Ini Kata Balian Desa

Pihak keluarga pun telah sempat menempuh jalur niskala, dengan bertanya ke Balian di sekitar desa Kamasan.

Keluarga Budiasa Tempuh Jalur Niskala Karena Sempat Mimpi Diterjang Ombak, Ini Kata Balian Desa
Tribun Bali / Eka Mita Suputra
Petugas gabungan ketika melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam I Komang Budiasa di kubangan eks Galian C Klungkung, di wilayah banjar Dukuh, Desa Gelgel, Klungkung, Bali, Senin (8/5/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Tenggelamnya I Komang Budiasa (40) di kubangan  eks Galian C Klungkung, di wilayah banjar Dukuh, Desa Gelgel, Klungkung, Bali, Senin petang (8/5/2017), meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga. 

Pihak keluarga sejak semalam sudah berada di TKP untuk menggelar ritual Ngulapin, dan berharap agar anggota keluarga mereka bisa segera ditemukan.

"Sebelum kejadian, saya berturut-turut mimpi buruk. Saya mimpi diterjang ombak, padahal posisi jauh dari pantai," Ujar kerabat korban, Ni Wayan Budiasih ketika ditemui di TKP.

Baca: Komang Budiasa Tenggelam di Tukad Unda Bekas Galian C, Keluarga Gelar Ritual Ngulapin

Baca: I Komang Budiasa Terseret Arus di Tukad Unda, Hingga Kini Tak Kunjung Ditemukan

Pihak keluarga pun telah sempat menempuh jalur niskala, dengan bertanya ke Balian di sekitar desa Kamasan.

Disebutkan jika korban masih berada di TKP.

Komang Budiasa merupakan anak ke 7 dari  8 bersaudara.

Bedasarkan keterangan kerabat, korban memang memiliki hobi memancing, namun baru pertama kali memancing di kawasan eks galian C. 

Diberitakan sebelumnya, Tiga orang warga dilaporkan tenggelam di hilir sungai Unda, tepatnya di kubangan  eks Galian C Klungkung, di wilayah banjar Dukuh, Desa Tangkas, Klungkung, Senin (8/5/2017)

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved