Breaking News:

Mesin Kapal Mati Malam-Malam di Selat Bali, Tronton Terjungkal di Geladak Kapal, Suara Histeris!

Mesin kapal mati hingga akhirnya kapal ini tak berdaya mengapung di tengah Selat Bali

Istimewa
Kondisi KMP Jambo IX mengalami kemiringan yang cukup drastis di Selat Bali saat tronton bermuatan triplek yang terjungkal di geladak kapal. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Cuaca buruk yang berlangsung sepekan ini di Kabupaten Jembrana berimbas pula hingga ke lintas penyeberangan Ketapang - Gilimanuk.

Selasa (9/5/2017), Kapal Motor Penumpang (KMP) Jambo IX nyaris saja karam usai mengalami masalah pada kemudi dan dihantam gelombang tinggi di Selat Bali.

Bahkan, puluhan penumpang panik dan memakai life jacket sebelum akhirnya dievakuasi ke Pelabuhan Penyeberangan Ketapang.

Berdasarkan informasi Rabu (10/5/2017), musibah yang menimpa KMP Jambo IX ini terjadi pada Selasa malam pukul 19.40 WITA.

Saat itu, kapal penyeberangan yang mengangkut belasan kendaraan dan puluhan penumpang ini bertolak dari Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang pada pukul 19.10 WITA.

Namun sayang, petaka terjadi ketika kapal ini baru setengah jam berlayar menuju Pelabuhan Penyeberangan Ketapang.

Tiba-tiba saja kapal milik PT. Duta Bahari Menara Line ini mengalami masalah pada bagian kemudinya.

Pada saat yang bersamaan mesin kapal juga mati hingga akhirnya kapal ini tak berdaya mengapung di tengah Selat Bali.

Petaka selanjutnya kemudian muncul, gelombang laut setinggi sekitar 2 meter tiba-tiba muncul di Selat Bali dan membuat KMP Jambo IX ini oleng tak menentu.

Lantaran diterjang gelombang tinggi, muatan kapal berupa belasan kendaraan dalam geladak pun menjadi tak stabil hingga akhirnya sebuah truk tronton besar bermuatan triplek terjungkal ke bagian sisi geladak.

Tak ayal, terjungkalnya truk bermuatan Triplek ini pun membuat keseimbangan KMP Jambo IX kian tak menentu hingga membuat kondisi kapal semakin miring dari sebelumnya.

Melihat kondisi kapal yang kian miring, Nahkoda pun menginstruksikan kepada puluhan penumpang untuk mengenakan life jacket.

Kondisi ini pun membuat puluhan penumpang panik, mereka kemudian berjejer di sisi-sisi kapal sembari mengenakan life jacket.

Beruntung saat kejadian tersebut terdapat 2 KMP lainnya yakni; KMP Trisna Dwitya dan KMP Bontang yang tengah berlayar di sekitar kapal nahas tersebut.

Kedua KMP ini kemudian memepet KMP Jambo IX kemudian mengevakuasi dengan cara ditarik menuju ke Pelabuhan Penyeberangan Ketapang.

Beruntung semua penumpang kapal naas tersebut selamat dari maut berikut muatan kendaraan yang berhasil dievakuasi ketika sampai di dermaga Landing Craft Machine (LCM) Pelabuhan Penyeberangan Ketapang. 

"Kata ABK-ABK kapal KMP Jambo IX itu kemudinya rusak terus tiba-tiba diterjang gelombang tinggi sekitar 2 meter. Padahal cuacanya pas kejadian malam kemarin itu terang bulan, ini malah tiba-tiba datang gelombang tinggi sampai kapalnya miring begitu," ungkap Made Edy Pramana, seorang penumpang KMP Elfina yang sempat mengabadikan detik-detik mencengangkan proses evakuasi KMP Jambo IX tersebut.

Sementara itu, T.U Unit Pelabuhan Penyeberangan (UPP) Klas III Gilimanuk, Ni Komang Yuliani membenarkan adanya peristiwa nahas yang menimpa KMP Jambo IX.

Menurutnya, musibah yang menimpa KMP Jambo IX ini terjadi lantaran kapal yang bersangkutan mengalami trouble pada bagian kemudinya hingga mengalami mesin mati.

Kondisi ini diperparah lagi dengan gelombang tinggi yang tiba-tiba datang dan menerjang KMP Jambo IX ketika mengalami mati mesin.

Berdasarkan data yang diperoleh pihaknya, saat berlayar KMP Jambo IX tercatat mengangkut 44 orang penumpang, 15 orang ABK, 7 unit truk besar, 8 unit truk tronton, 5 unit truk sedang, 1 unit mobil pick up serta 3 unit sepeda motor.

Meskipun tak ada korban jiwa, namun kerugian material akibat musibah tersebut diperkirakan mencapai belasan juta rupiah mengingat truk tronton bermuatan triplek yang terjungkal di geladak kapal tersebut menimpa sebuah mobil pick up yang berada di sekitarnya.

"Sementara hanya itu data yang kami peroleh, kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan apa sudah diperika oleh petugas Marine. KMP Jambo IX sekarang ada di Ketapang untuk perbaikan dan tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," pungkas Yuliani ketika dikonfirmasi. (*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved