Subsidi Listrik untuk Pelanggan dengan Daya 450 VA Juga Akan Dicabut

Setelah pencabutan subsidi listrik pelanggan 900 volt ampere (VA) tuntas, pemerintah nampaknya

Subsidi Listrik untuk Pelanggan dengan Daya 450 VA Juga Akan Dicabut
Tribunnews
Pembenahan instalasi listrik oleh petugas PLN. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Setelah pencabutan subsidi listrik pelanggan 900 volt ampere (VA) tuntas, pemerintah nampaknya akan melakukan langkah serupa bagi pelanggan 450 VA.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sujatmiko mengatakan, langkah tersebut harus ditempuh lantaran subsidi listrik masih banyak yang tak tepat sasaran.

Salah satunya, subsidi listrik yang ternyata dinikmati pemilik usaha kos-kosan.

Saat ini, Kementerian ESDM sedang melakukan penyesuaian data identitas pelanggan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

Hasilnya kelak akan menjadi bekal untuk menjadikan subsidi listrik tepat sasaran.

"Yakni tertuju ke masyarakat yang memang harus disubsidi," kata dia, Selasa (9/5/2017). Selama ini, banyak pelanggan 450 VA yang seharusnya tidak berhak menerima subsidi.

Bila tidak ada halangan, proses penentuan jumlah pelanggan yang berhak mendapat subsidi listrik 450 VA tuntas Oktober 2017.

Setelah data tersedia, proses pencabutan subsidi listrik mulai dilakukan, termasuk besaran tarif keekonomian listrik 450 VA non subsidi.

Jumlah pelanggan listrik 450 VA tahun ini mencapai 27 juta pelanggan. Jumlah ini bertambah 4 juta dibandingkan pelanggan tahun lalu yang tercatat hanya 23 juta.

Pemerintah nampaknya akan mengulang keberhasilan penghapusan bertahap subsidi ke 18,8 juta pelanggan 900 VA dan menyisakan 4,1 juta pelanggan yang menikmati tarif murah Rp 605 per kwh.

Halaman
12
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved