Melarat di Pulau Surga

Derita Bocah Hidrosefalus Nengah Soma, Air Matanya Terus Menetes, Berharap Bantuan Pengobatan

Begitu juga dengan alat bantu pernapasan. Badannya panas, kadang hingga step.

Derita Bocah Hidrosefalus Nengah Soma, Air Matanya Terus Menetes, Berharap Bantuan Pengobatan
Tribun Bali/Saiful Rohim
I Nengah Soma didampingi orang tuanya terlihat berbaring di ruang WK III No 317 RSUD Karangasem, Selasa (16/5/2017). Soma dirawat lantaran menderita hidrosefalus. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - I Nengah Soma (12), terbaring lemas di Ruang Wijaya Kusuma Lantai III No 317 RSUD Karangasem, Bali, Selasa (16/5/2017).

Wajahnya merah. Air matanya terus menetes.

Selang infus terpasang di lengan kiri anak penderita hidrosefalus itu.

Begitu juga dengan alat bantu pernapasan. Badannya panas, kadang hingga step.

Kepalanya yang terus membesar membuat warga Banjar Pandan Sari, Desa Kubu, Karangasem ini tak bisa bergerak.

Pandangan mata anak itu terus menatap ke atas. Sesekali ia menangis seakan sedang menahan rasa sakit.

“Soma sering nangis karena susah bergerak. Bisa duduk tapi tidak begitu lama. Duduk paling lama sekitar lima menit, setelah itu tidur lagi. Seperti itu terus,” kata sang ibu, Ni Nyoman Manis saat ditemui di RSUD KArangasem kemarin.

Soma menderita hidrosefalus sejak berusia lima tahun.

Awalnya muncul bintik seperti jerawat. Diusia lima tahun, bintik tersebut malah membesar.

“Penyakitnya dari lahir, tumbuh dibagian jidat. Sempat dibawa ke puskesmas, tapi dokter menganggap bintik tersebut tanda lahir,” kisah Manis.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved