Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Gelorakan Gala Desa Demi Menggali Talenta Olahraga di Tabanan

Kabupaten Tabanan, Bali menjadi daerah pertama yang didatangi program Gala Desa Kementerian Pemuda dan Olahraga RI

Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
Tribun Bali/Marianus Seran
Suasana pembukaan Gala Desa 2017 di lapangan Wagimin Sabtu (27/5/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Kabupaten Tabanan, Bali menjadi daerah pertama yang didatangi program Gala Desa Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.

Setelah Tabanan, program ini akan berlanjut ke Klungkung dan Denpasar, Bali.

Lewat program ini, Kemenpora RI ingin menggali talenta olahraga mulai dari desa, yang nantinya didukung semua stakeholder olahraga dan pemerintah di Tabanan, hingga menembus kancah nasional dan internasional.

Motto program yang baru diluncurkan tahun 2017 ini yakni mulai dari desa, ke pentas dunia.

Kick off Gala Desa 2017 di Kabupaten Tabanan dilakukan oleh Sekda Nyoman Wirna Ariwaksa MM, dihadiri pula oleh Ketua KONI Tabanan, I Dewa Gede Ary Wirawan, SS, Kadis Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, I Wayan Adnyana, M.Si.

Hadir juga Staf Ahli Bidang Politik Kemenpora RI, Yuni Poerwanti, mewakili Menpora RI Imam Nahrawi.

Kegiatan ini diikuti para pelajar dan masyarakat umum dari banjar di Tabanan di Lapangan Wagimin sebelum pembukaan even itu, Sabtu (27/5/2017) sore.

Dalam sambutan Sekda Nyoman Wirna Ariwaksa MM, menegaskan Tabanan memiliki slogan SERASI (Sejahtera aman dan berprestasi). ia berharap kegiatan ini melahirkan atlet Tabanan yang bisa membela Bali dan Indonesia.

 Demi menggali talenta-talenta muda yang ke depannya mampumenjadi atlet-atlet berprestasi bagi daerah maupun Indonesia, Kemenpora meluncurkan peogram Gala Desa dengan motto Ayo Olahraga. Gala Desa 2017 untuk Bali tahun ini dihelat dihelat di Tabanan, 27 Mei-30 Juli mendatang.

 “Gala Desa ini mempertandingkan enam cabang olahraga (cabor) yakni sepakbola, bola voli, sepaktakraw, bulutangkis, tenis meja danatletik. Diikuti beberapa desa di Tabanan,” kata Staf Ahli Bidang Politik Kemenpora RI, Yuni Poerwanti, di Lapangan Wagimin Tabanan , Sabtu (27/5).

Pihaknya mengaku optimis, dengan Gala Desa yang mempertandingkan kategori pelajar dengan kelompok umur, serta umum, bakal memunculkan atlet-atlet potensi dan berprestasi ke depannya.

“Saya optimis hal ini bisa terwujud. Karena tak selalu atlet-atlet berprestasi itu dari kalangan pelajar kota, tapi dari desa juga. dengan even ini, nantinya pelajar di desa bakal muncul sebagai atlet masa depan daerah atau Indonesia nantinya,”tambahnya.

Dicontohkannya, dengan prestasi yang mengkilap di level internasional seperti atlet atletik putri  Bali, Maria Natalia Londa, kedepannya perlu regenerasi yang bisa menggantikannya. Dan diharapkan dengan Gala Desa itu, Tabanan nantinya bisa memunculkan Maria-Maria dimasa mendatang.

“Even inilah yang menjadi sangat penting dengan harapan kamiyakni atlet dari desa memiliki potensi yang nantinya ke pentas dunia. Selain itu dengan berolahraga akan membuat pelajar bugar, sehat jasmani maupun rohani,” ujarnya..

Tujuan Gala Desa menurut dia  guna mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), Nusantara dan Gerakan Berolah Raga (Gelora).

“Tapi untuk awal ini penyelenggaraan ditanggung Kemenpora, untuk even tahun depan bisa digelar di daerah lain, dan yang sudah menggelar, bisa menggelar sendiri dengan pembiayaan sendiri,” katanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved