Adu Jangkrik di Manggis, Pria Ini Muntah Darah dan Luka Parah!
Mastur (24), pria asal Lebak Sari, Kecamatan Bebandem, Karangasem ini terlihat masih memuntahkan darah segar saat dirawat di IGD RSUP Sanglah
Laporan Wartawan Tribun Bali, Hisyam Mudin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mastur (24), pria asal Lebak Sari, Kecamatan Bebandem, Karangasem ini terlihat masih memuntahkan darah segar saat dirawat di IGD RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (27/5/2017) kemarin sore.
Mastur yang sudah setahun bekerja sebagai tenaga packing barang di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, ini diketahui menjadi korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan raya Manggis, Karangasem.
Sebelumnya, Mastur diketahui pulang ke kampungnya lantas di bulan puasa ini, ia ingin sahur perdananya bersama keluarga.
Safinah, ibu Mastur saat ditemui di ruang IGD RSUP Sanglah, Denpasar mengatakan, insiden nahas yang menimpa anaknya terjadi sekitar pukul 09.00 Wita kemarin pagi.
Saat itu, Mastur yang berboncengan dengan temannya hendak berangkat kerja dengan mengendarai motor temannya dari arah Karangasem menuju Denpasar.
Namun, diduga pengendara motor lain datang dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan adu jangkrik.
“Tidak tahu persisnya seperti apa. Saat itu saya ada di rumah, tiba-tiba saya mendengar kabar dari seorang tetangga kalau anak saya kecelakaan di Manggis,” ujarnya.
Sementara itu, Syafrudin, ayah Mastur menggatakan kemungkinan kecelakaan tersebut terjadi karena tabrakan adu jangkrik.
“Kedua motor yang bertabrakan tersebut rusak hancur,,” katanya.
Kecelakaan tersebut membuat ketiga korban terkapar di jalan. Korban pengendara yang bertabrakan dengan Mastur langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUP Sanglah, Denpasar.
Sementara Mastur dan temannya dilarikan ke klinik Manggis.
Namun, disebabkan peralatan medis untuk rontgen (alat foto ulang pasien) diklinik tersebut tidak tersedia. Korban pun akhirnya dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar.
Akibat kecelakaan tersebut, Mastur mengalami luka robek serius pada bagian bibir, bengkak pada pelipis dan luka robek sedikit pada paha kaki bagian kanan.
Sementara kondisi teman yang dibonceng Mastur diketahui cuma mengalami luka lecet pada alis mata kanan. Sedangkan, pengendara motor yang bertabrakan dengan Mastur mengalami patah kaki dan tangan kanan sehingga dilakukan tindakan operasi.
Mastur masih terus memuntahkan darah segar.
Hal tersebut yang membuat Syafrudin, ayah Mastur sedikit kecewa dengan pelayanan medis. Pasalnya, sejak siang awal Syafrudin bersama Mastur masuk IGD RSUP Sanglah hingga pukul 17.00 Wita, Mastur terus mengeluarkan darah dari mulut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/motor-rusak_20170519_124523.jpg)