Pemuda dan Mahasiswa Hindu Gelar Simakrama Kebangsaan, Ayo Ikut!

Ini menjadi momentum semua komponen bangsa untuk menegaskan kembali komitmen akan Pancasila sebagai ideologi Indonesia.

Pemuda dan Mahasiswa Hindu Gelar Simakrama Kebangsaan, Ayo Ikut!
istimewa
Poster acara Peradah dan KMHDI gelar simakrama kebangsaan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Menyambut Hari Kelahiran Pancasila, Kamis (1/6/2017) berbagai elemen bangsa menyambut penuh dengan sukacita.

Berbagai kegiatan dan even dari berbagai daerah dengan mengusung semangat nasionalisme dan patriotisme digelar.

Pesan-pesan kebhinnekaan, persatuan dan kesatuan digelorakan.

Di antaranya kegiatan yang digelar oleh Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Indonesia (KMHDI) dengan menggagas acara Simakrama Kebangsaan yang mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa" yang akan digelar di Gedung Nusantara IV DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (1/6/2017).

Ketua Umum Peradah Indonesia, D Suresh Kumar menjelaskan, kegiatan tersebut dirancang tak semata memperingati hari lahirnya Pancasila, namun juga menjadi momentum semua komponen bangsa untuk menegaskan kembali komitmen akan Pancasila sebagai ideologi Indonesia.

"Pancasila dan NKRI sudah final. Kegiatan ini sebagai bagian dari pekan Pancasila sekaligus merespon adanya upaya kelompok tertentu yang mencoba mengganggu Pancasila dan NKRI," kata Pria yang akrab disapa Suresh ini, dihubungi dari Denpasar, Bali, Rabu (31/5/2017).

Kegiatan ini, kata dia, sekaligus kontribusi pemuda Hindu untuk konsisten menggelorakan nilai-nilai kebhinnekaan dan mengawal empat konsensus dasar negara Indonesia yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.

Pancasila sebagai ideologi yang mengakomodir semua kepentingan, golongan, suku dan agama.

Pancasila, tambah alumnus IHDN Denpasar ini, sudah menjadi harga mati baik sebagai ideologi, dasar negara, hingga fondasi bangsa dan Negara Indonesia.

"Tidak ada ruang sedikitpun untuk membahas kembali layak tidaknya Pancasila sebagai Ideologi bangsa Indonesia di era modern seperti saat ini. Karena Pancasila napas dan Jiwa Bangsa Indonesia. Mencoba membahas ulang Pancasila sebagai ideologi bangsa, sama dengan kita menggali kuburan sendiri," tegas pria asal Medan, Sumut ini.

Acara Simakrama Kebangsaan yang digelar pukul 13.00 besok ini akan dihadiri 1.500 Umat Hindu se-Jabodetabek, PHDI DKI, perwakilan PERADAH dari beberapa wilayah, KMHDI, tokoh Hindu, dan banjar-banjar di wilayah DKI dan sekitarnya.

Bentuk acara Simakrama Kebangsaan ini antara lain, Pidato Kebangsaan, Tarian Nusantara, Puisi Kebangsaan, Lagu Kebangsaan, Doa Kebangsaan, dan ditutup dengan Deklarasi Komitmen Umat Hindu terhadap Pancasila dan NKRI.

Kegiayan Simakrama Kebangsaan ini di laksanakan oleh DPN PERADAH Indonesia dan PP KMHDI didukung oleh, PHDI DKI, Banjar Se Jabodetabek, Umat Hindu Banten, Perwakilan PERADAH dan KMHDI Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Bekasi.

"Sebagai rumah besar, tempat kita dilahirkan dan dibesarkan, sudah tanggungjawab kita untuk merawat nilai-nilai Pancasila. Kita Indonesia, kita Pancasila," katanya. (*)

Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved