Remaja 13 Tahun Diperkosa dan Tewas Terikat, Pelakunya Diduga Kenalan Bapak Korban
Salah satu warga bernama Ade (26) mengatakan, di tempat tersebut korban tinggal dengan ayahnya serta dua orang saudara dan kakeknya
TRIBUN-BALI.COM, CENGKARENG -- AF (13), seorang bocah perempuan ditemukan tewas mengenaskan di lantai dua rumahnya, Jalan Safir nomor 120 RT 03/07, Kedaung, Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (3/6/2017).
Korban diketahui tewas dengan tangan dan leher terikat.
Seorang warga bernama Ade (26) mengatakan, di tempat tersebut korban tinggal dengan ayahnya serta dua orang saudara dan kakeknya.
Korban sendiri tidak bersekolah dan ibunya pergi entah ke mana.
“Ditemukannya, tadi, habis maghrib jam 18.30-an lah. Yang nemuin kakeknya, Suhada di atas, posisinya merungkel kayak huruf S,” ucap Ade.
Menurutnya, kejadian yang menimpa korban sangat mengenaskan, di mana korban ditemukan dengan keadaan kaki dan leher terikat dengan tali rafia.
“Sadis mas, bapaknya aja langsung pingsan,” katanya.
Informasi yang dihimpun, selain dibunuh, gadis 13 tahun itu juga diperkosa oleh pelaku.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu penyidik yang mendapati alat kelamin korban robek dan berdarah.
Saat ditemukan korban menggunakan baju berwarna hitam sedangkan bagian perut ke bawah telanjang.
Diduga kuat, korban dibunuh oleh teman Tarno berinisial WA.
Pasalnya, Tarno sempat mendekam di LP Cipinang Jakarta Barat.
Di dalam penjara, Tarno berkenalan dengan WA. Sampai bebas penjara, keduanya menjalin pertemanan dengan baik.
Bahkan seringkali WA bertandang ke tempat tinggal Tarno.
Dari situ, Tarno mencurigai pelaku adalah WA karena hanya WA yang mengetahui tempat tinggal Tarno.
Saat dimintai keterangan, Kapolsek Cengkareng, Kompol Eka Baasith mengatakan, pihaknya masih masih menyelidiki kasus tersebut.
Seperti dugaan pelaku yang mengerucut kepada kenalan ayah korban tersebut.
“Masih kami selidiki. Doain aja, pelakunya cepat ketangkap,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan.jpg)