Instruktur Surfing Asal Jepang Tewas Terseret Arus di Pantai RIP, Bali

Korban yang diketahui sebagai instruktur surfing ini ditemukan tewas terseret arus saat bermain surfing.

Kompas.com
Ilustrasi mayat 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Seorang warga negara (WN) Jepang, Katanyanagi Susumo (60), ditemukan meninggal dunia di Pantai RIP, sekitaran Bandara Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (4/6/2017).

Korban yang diketahui sebagai instruktur surfing ini ditemukan tewas terseret arus saat bermain surfing.

Informasi yang dihimpun di kepolisian, korban tinggal di hotel kawasan Kuta.

Korban terakhir kali diketahui keluar pada Minggu (4/6/2017) pukul 06.45 Wita.

Saat itu ada saksi yang melihat korban ke pantai untuk bermain surfing.

Usai diketahui sekitar pukul 06.45 Wita itu, korban bermain surfing seperti biasanya.

Namun, kejadian nahas ini terjadi, korban terseret arus sekitar pukul 08.05 Wita.

"Kemudian dievakuasi dengan jukung menuju ke pinggir pantai oleh petugas life guard, dan dirujuk ke RS BIMC," kata seorang anggota polisi.

Kasat Polair Polresta Denpasar, AKP I Ketut Suparta menyatakan, WN Jepang Katanyanagi Susumo yang ditemukan meninggal dunia di Pantai RIP sebagai jago Surfing.

Korban kata dias, menurut rekannya dikenal sebagai instruktur surfing.

Namun, belum diketahui kenapa korban bisa terseret arus dan ditemukan meninggal dunia.

"Korban ini jago surfing. Dia guru, dan sering menjadi juri. Itu informasi kami dapat dari temannya," ucapnya kepada Tribun Bali melalui sambungan teleponnya, Minggu (4/6/2017).

Suparta menjelaskan, kemungkinan kematian korban dikarenakan faktor umur.

Sementara untuk hasil pemeriksaan dari rumah sakit belum keluar. 

"Kemungkinan karena umurnya, ya. Karena kan usianya 60 tahunan itu," jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved