Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Meroket Di Klasemen Papan Atas, Widodo Ingatkan Pasukannya Agar Tak Jemawa

Widodo Cahyono Putro datang, Bali United makin menjulang.Serdadu Tridatu yang awalnya terpuruk kini nangkring di posisi kedua klasemen

Penulis: Marianus Seran | Editor: Ady Sucipto
antara foto
Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Widodo Cahyono Putro datang, Bali United makin menjulang.

Serdadu Tridatu yang awalnya terpuruk, kini nangkring di posisi ketiga klasemen sementara Liga 1 Indonesia.

Sejak ditangani WCP, Bali United menorehkan trend positif. Empat laga tanpa terkalahkan.

Tiga menang dan sekali imbang.

Dua kemenangan ditandai dengan tiga gol, yakni melawan Borneo FC dan Perseru Serui.

Widodo memang menekankan sepak bola menyerang dengan mencetak gol sebanyak-banyaknya.

Widodo menegaskan, dirinya selalu bicara ke pemain agar menampilkan sepak bola menghibur.

"Kalau bisa mencetak gol sebanyak mungkin, karena selisih gol menentukan posisi klasemen," ungkapnya usai laga tadi malam, Minggu (4/6/2017).

Namun demikian, persoalan penyelesaian akhir masih menjadi masalah besar Bali United.

Melawan Peseru, sejumlah peluang emas gagal dikonversi jadi gol oleh pemain depan.

"Banyak peluang tidak tercipta gol, ini jadi evaluasi. Peluang kecil harus menjadi gol," kata Widodo, yang merupakan mantan striker tajam Timnas Indonesia.

Selain membuat permainan tim lebih menyerang, WCP juga tak khawatir melakukan sejumlah rotasi.

Seperti melawan Perseru, ia menyimpan Agus Nova dan memberi kesempatan debut kepada Ngurah Nanak.

M Taufiq juga dimainkan sebagai starter, dengan mencadangkan Gede Sukadana.

Dia menjelaskan, siapa pun yang diturunkan harus siap.

Ia menilai semua pemainnya memiliki kualitas merata dan harus saling percaya.

"Termasuk Nanak, tim pelatih tahu karakter Nanak. Baru pertama adaptasi, tidak hanya Nanak tapi semua pemain harus siap dan punya tanggung jawab," kata Widodo.

Sejumlah kebijakan Widodo menjadi kunci keberhasilannya mengangkat performa Bali United.

Pelatih yang dibuang Sriwijaya FC jelang Liga 1 Indonesia ini kini menikmati bulan madu bersama Serdadu Tridatu.

Meski begitu, ia meminta pemain tidak takabur, dan terus berjuang karena jalan masih panjang.

"Tak boleh jemawa. Pelatih, manajemen, dan pemain harus selalu kerja keras," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved