Jemaah Haji Qatar Disebut Tak Bisa Memasuki Masjidil Haram, Ini Jawaban Arab Saudi

Harian terbitan Qatar, Al-Sharq mengabarkan, situasi ini merupakan buntut dari krisis diplomatik yang dihadapi negeri kecil itu.

Jemaah Haji Qatar Disebut Tak Bisa Memasuki Masjidil Haram, Ini Jawaban Arab Saudi
(ThinkStock)
Kabah di Mekkah 

TRIBUN-BALI.COM, DOHA - Pemerintah Arab Saudi dikabarkan melarang jemaah haji Qatar memasuki Masjidil Haram di Mekkah.

Harian terbitan Qatar, Al-Sharq mengabarkan, situasi ini merupakan buntut dari krisis diplomatik yang dihadapi negeri kecil itu.

Sementara itu, Komnas HAM Qatar (NHRC) mengatakan, telah menerima keluhan dari jemaah haji Qatar yang saat ini berada di Mekkah.

Demikian Al-Sharq mengabarkan, Sabtu (10/6/2017).

Ketua NHRC Ali bin Smaikh al-Marri mengatakan, insiden yang melibatkan jemaah haji ini merupakan pelanggaran HAM karena mencegah jemaah Qatar melaksanakan ibadah.

NHRC mengecam keras insiden tersebut karena menjalankan ibadah dijamin dalam konvensi hak asasi manusia.

Selain itu, biasanya pemerintah Saudi tak pernah menanyakan etnis atau asal negara jemaah yang akan memasuki Masjidil Haram.

Kabar ini belum mendapat tanggapan dari pemerintah Arab Saudi tetapi pekan lalu kantor berita SPA mengabarkan, pemerintah Saudi tetap menjamin izin dan fasilitas bagi jamaah haji asal Qatar.

Kabar ini muncul beberapa hari setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain "mengkriminalkan" siapa saja yang mengunggah simpati untukQatar di media sosial.

Pemerintah UEA bahkan mengancam pelanggar dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun dan denda 136.000 dolar AS.

Sementara pemerintah Bahrain akan menjatuhkan hukuman maksimal lima tahun bagi pelanggar perintah itu. (Gulf News, Al Jazeera)

Berita ini telah dipublikasikan KOMPAS.COM dengan judul : Jemaah Haji Qatar Dikabarkan Dilarang Memasuki Masjidil Haram

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved