Kekerasan Melibatkan Kelompok Pemuda Kian Marak, Polresta Tengarai Karena Kurang Kasih Sayang Ortu

Semuanya dimulai dari keluarga, dan masyarakat sekitar. Anak-anak ini tidak mendapat perhatian yang cukup dari keluarga.

Kekerasan Melibatkan Kelompok Pemuda Kian Marak, Polresta Tengarai Karena Kurang Kasih Sayang Ortu
Facebook
Ilustrasi perkelahian 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-‎ Sekelompok pemuda sedang disorot oleh pihak Polresta Denpasar dan Polsek jajaran, karena tindakan pengeroyokan dan penganiayaan, serta pencurian dengan kekerasan.

Yang terbaru, enam remaja belia digulung karena penusukan di Jalan Pulau Buton Denpasar Bali.

Atas hal ini, Korps Bhayangkara mengaku banyak keresahan dari masyarakat.

Kapolresta Denpasar, Kombespol Hadi Purnomo menyatakan, memang ini menjadi keresahan di masyarakat berdasarkan laporan yang diterima pihaknya.

Hanya saja, Polisi tidak dapat berdiri sendiri, karena persoalan remaja bukan hanya persoalan ‎penegakan hukum. Sehingga perlu adanya keseriusan dalam melakukan pembinaan.

"Semuanya dimulai dari keluarga, dan masyarakat sekitar. Anak-anak ini tidak mendapat perhatian yang cukup dari keluarga. Kami sudah berupaya dari Binmas masuk ke sekolah-sekolah dan juga pembinaan melalui Babinkamtibmas," ucapnya, Rabu (14/6/2017).

"Hanya saja, benturan atau ‎ketidaksamaan itu terjadi di lingkungan keluarga. Para pelaku mengaku banyak tidak mendapat perhatian," Hadi menambahkan.

Hadi mengaku, bahwa peran keluarga dan juga pemerintah sangat dibutuhkan.

Jika bertumpu hanya pada Kepolisian, yang terjadi hanya penegakan hukum saja. Sementara anak-anak ini membutuhkan kasih sayang di rumah.

Paling tidak, mereka bisa menyalurkan apa yang dipunya melalui bidang-bidang pendidikan yang mumpuni.

Halaman
123
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Ady Sucipto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved