Citizen Journalism

Pemilihan Kelian Banjar Dinas Dukuh, Antara Keinginan Masyarakat dan Keputusan Panitia Seleksi

Suartana menerima permintaaan masyarakat, dengan logowo dia akan mundur dari jabatannya sebagai kelian dinas setelah proses pelantikan ini dilakukan.

Pemilihan Kelian Banjar Dinas Dukuh, Antara Keinginan Masyarakat dan Keputusan Panitia Seleksi
Istimewa
Dialog antara masyarakat dengan Tim Pansel, Perbekel Desa Sangkan Gunung, Camat Sidemen, Kapolsek Sidemen dan Dandim Sidemen 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Banjar Dinas dan Adat Dukuh melakukan musyawarah desa dengan agenda proses pemilihan kelian banjar dinas, Minggu (18/6/2017) lalu.

Dalam acara musyawarah ini dihadiri oleh Camat, Kapolsek, Dandim sidemen, Tim Panitia Seleksi Perangkat Desa (pansel), Perbekel Desa Sangkang Gunung dan masyarakat Banjar Dukuh.

Dalam hal ini, Tim Pansel menjelaskan, perangkat kewilayahan (kelian banjar dinas) dipilih melalui proses penjaringan dan penyaringan menurut perundang-undangan yang berlaku.

Proses tersebut telah dilakukan oleh pihak pansel.

Yang lolos dalam proses seleksi tersebut sebagai kelian banjar dinas dukuh adalah I Wayan Suartana sebagai salah satu calon incumbent dari tiga calon yang mengikuti seleksi dan dalam waktu dekat akan dilakukan proses pelantikan.

Namun, jauh sebelumnya dalam proses seleksi ini dilakukan, masyarakat telah mengajukan Surat Mosi Tidak Percaya atas Suartana kepada pansel.

Menurut masyarakat, dalam lima tahun terakhir, Suartana dianggap gagal dalam menjalankan kepemimpinannya (melayani dan mengayomi) di Banjar Dinas Dukuh dan sejumlah permasalahan yang telah dia lakukan (Surtana) di Banjar Dukuh.

Oleh karena itu, masyarakat Dukuh menginginkan dipilihnya pemimpin baru melalui proses pemilihan.

“Jika proses penjaringan dan penyaringan ini tidak lanjutkan sampai selesai (tidak melantik atau pengangkatan perangkat desa yang terpilih), maka hal ini dianggap melanggar proses Perundang-undangan yang berlaku karena tidak dapat mejalankan tugas kepemerintahan sampai selesai,” ungkap Camat Sidemen.

Perdebatan pun berlanjut antara masyarakat dengan pansel.

Halaman
12
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved