Bupati Suwirta Megibung Dengan Umat Muslim Kampung Kusamba

Ia berharap dengan buka puasa bersama bisa menumbuhkan rasa saling menghormati antar umat beragama.

Bupati Suwirta Megibung Dengan Umat Muslim Kampung Kusamba
Istimewa
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta ketika buka bersama warga Kampung Kusamba Klungkung, Kamis petang (22/6/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Suasana kebersamaan dalam kebhinekaan tergambar di Masjid Al-Mahdi kampung Kusamba kecamatan Dawan, Klungkung, Bali.

Hal tersebut terlihat saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta Ny. Ayu Suwirta buka puasa bersama dengan umat muslim kampung Kusamba, Kamis (22/6/2017) petang.

Buka puasa ini merupakan agenda rutin yang digelar Pemkab Klungkung dibawah kepemimpinan Bupati Suwirta sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dan menjaga kebhinekaan dikabupaten Klungkung.

Dalam kesempatan itu, Bupati Suwirta menyampaikan tujuan buka puasa bersama ini untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat sekaligus bersilaturahmi dengan umat muslim yang ada di Kabupaten Klungkung.

“Bulan puasa ini tidak hanya sekedar tidak makan dan tidak minum minum, bulan puasa ini juga untuk mengekang hawa nafsu sambil mengevaluasi apa yang sudah  dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan” Pungkas Bupati Suwirta.

Lebih lanjut dikatakan, buka puasa ini dilaksanakan secara berkesinambungan, senantiasa untuk memupuk kebersamaan dalam perbedaan sehingga tercipta suasana saling menghormati yang sejalan dengan program aksi Gema Santi.

Sementara itu, Perbekel Kampung Kusamba Abdul Gafar mengucapkan terimakasi atas kehadiran Bupati Suwirta buka puasa bersama di tengah-tengah kesibukan menjalankan tugas-tugas sebagai Bupati.

Ia berharap dengan buka puasa bersama bisa menumbuhkan rasa saling menghormati antar umat beragama.

Berbeda dengan buka puasa sebelumnya, buka puasa kali ini diisi dengan tradisi ngaminang.

Ngaminang merupakan tradisi leluhur umat muslim di kampung Kusamba untuk menunjukkan kebersamaan, dimana umat muslim kampung Kusamba terdiri dari beberapa suku.

Tradisi ngaminang atau orang Bali menyebut megibung bisa menjadi contoh dalam menjaga kebersamaan dan toleransi antar umat beragama.

“Dengan duduk bersama kemudian makan bersama menghilangkan rasa perbedaan baik dari status sosial maupun sukunya” imbuh Hambali yang selaku tokoh masyarakat kampung Kusamba.

Buka puasa bersama juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (FKPC) Dawan dan Forum perbekel kecamatan Dawan (*)

Info ter-UPDATE tentang BALI, dapat Anda pantau melalui:
Like fanpage >>> https://www.facebook.com/tribunbali
Follow >>> https://twitter.com/Tribun_Bali
Follow >>> https://www.instagram.com/tribunbali
Subscribe >>> https://www.youtube.com/Tribun Bali

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved