Bali Tak Punya Rencana Induk Pariwisata, Pembangunan Hotel Semakin Tak Terarah

Saat ini, tarif hotel bintang lima di Bali bisa mengambil tarif hotel bintang satu bahkan hotel non-bintang.

Bali Tak Punya Rencana Induk Pariwisata, Pembangunan Hotel Semakin Tak Terarah
Istimewa
Ilustrasi hotel di Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sekitar 30 pelaku usaha pariwisata Bali berkumpul  di gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Bali, Kamis (6/7/2017).

Mereka mengadakan diskusi dengan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta.

Ketika mendengar penuturan dari Sudikerta bahwa Bali tak miliki rencana induk (master plan) kepariwisataan, para tokoh pariwisata itu terlihat cukup terperanjat.

“Saya belum mendapatkan dan memang belum ada master plan pembangunan kepariwisataan Bali ke depan,” demikian ucapan Sudikerta yang membuat hadirin terheran.

Karena belum adanya master plan ini, salah-satu akibatnya terlihat pada pembangunan hotel-hotel baru yang tampaknya kurang terarah sehingga terjadi over capacity atau kelebihan, dan memunculkan persaingan tidak sehat.

Saat ini, tarif hotel bintang lima di Bali bisa mengambil tarif hotel bintang satu bahkan hotel non-bintang.

Selain itu, cukup banyak juga tour guide (pemandu pariwisata) liar atau tak berlisensi.

Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali yang ikut dalam diskusi, Dr Gusti Kade Sutawa, mengatakan bahwa ketiadaan master plan kepariwisataan membuat perkembangan pariwisata di Bali tidak jelas arah dan acuannya.

“Saya praktisi, saya pernah jadi General Manager hotel, bukan hanya di Bali, tetapi juga di tempat lain. Semestinya ada pemetaan berapa jumlah kamar hotel yang kita butuhkan, dan hotelnya perlu dibangun di mana saja. Di Malaysia, sudah ada cetak biru atau blue print yang jadi panduan untuk pembangunan pariwisatanya sampai 50 tahun ke depan. Karena tak ada blue print di Bali, maka arah pembangunan pariwisata di sini jadi tanpa panduan,” kata Gusti Kade Sutawa.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Bali, Panudiana Kuhn mengatakan bahwa dengan 180.000 kamar hotel di Bali saat ini, seharusnya ada 20 juta turis ke Bali kini.

Halaman
123
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved