Waduh, Peserta Parade Gebogan Tanah Lot Basah Kuyup

Riasan peserta yang telah sejak pagi memakai make up luntur hingga alis mata palsu yang dipasang hanyut oleh air hujan.

Waduh, Peserta Parade Gebogan Tanah Lot Basah Kuyup
Tribun Bali/I Made Argawa
Peserta Parade Gebogan sedang tampil pada acara Festival Tanah Lot Tabanan, Bali, Minggu (9/7/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Parade gebogan  di acara Festival Tanah Lot, Tabanan, Bali, Minggu (9/7/2017) diguyur hujan. 

Hujan, yang mengguyur kawasan wisata paling ramai di Tabanan itu sejak pukul 10.00 Wita, menyebabkan riasan peserta yang telah sejak pagi memakai make up luntur hingga alis mata palsu yang dipasang hanyut oleh air hujan.

“Alis lepas karena air, baru jalan sekitar 20 menit,” kata seorang peserta parade gebogan, Ni Wayan Gunia Prastuti.

Selama parade gebogan yang hari itu diikuti delapan banjar tersebut hujan deras.

Hujan baru berhenti sekitar pukul 13.30 Wita.

Wayan Gunia menyebutkan, dia mengaku kelelahan karena berjalan pelan sembari kehujanan dengan membawa papan nama Desa Adat Cempaka.

“Karena jalannya pelan, padahal tidak terlalu jauh, sekitar satu kilometer,” kata guru les itu 22 tahun itu.

Peserta lain, Putu Danianti mengatakan, dirinya sudah ke salon untuk berias sejak pukul 04.00 Wita.

Karena riasan yang maksimal, saat terkena airmake up tidak luntur.

“Tidak ada masalah, hanya basah kuyup saja,” ujarnya.

Terkait bahan untuk pembuatan gebogan yang seragam, disebutkan wanita asal Singaraja tersebut, itu sudah difasilitasi oleh desa adat.

Selain itu, juga ada latihan yang dilakukan penabuh dan iring-iringin gebogan sebanyak lima puluh orang.

“Kami di Desa Adat Cempaka sudah latihan sejak Rabu (5/7). Berjalan di jalan desa saja,” katanya.

Acara Tanah Lot Kreatifood and Art Festival menjadikan parade gebogan sebagai salah satu daya tarik dengan melibatkan 23 desa adat yang ada di Kecamatan Kediri.

Acara yang dimulai 7 Juli hingga 9 Juli 2017 mendapatkan anggaran yang besar yang mencapai Rp 1,4 miliar. (*)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Kander Turnip
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved