Ni Ketut Sekar Terpental Seketika, Tewas Usai Dihantam Yamaha Vixion di Jembrana

Petaka terjadi ketika korban baru saja berjalan beberapa meter dari posisinya semula

Istimewa
Ilustrasi kecelakaan. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Kecelakaan lalu-lintas dengan golongan berat terjadi di jalan Nasional Denpasar - Gilimanuk, tepatnya di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana, Jumat (21/7/2017).

Seorang nenek pejalan kaki, Ni Ketut Sekar (70) merenggang nyawa ketika hendak menyeberang setelah "diseruduk" oleh sepeda motor Yamaha Vixion yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Informasi yang dihimpun Tribun Bali menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.00 WITA di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana atau tepatnya di Km 91-92.

Saat itu, nenek Sekar yang juga seorang warga setempat di Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana ini hendak menyeberang dari selatan jalan menuju ke utara jalan.

Namun petaka terjadi ketika korban baru saja berjalan beberapa meter dari posisinya semula.

Pasalnya, dari arah timur (Denpasar) menuju ke barat (Gilimanuk) datang sepeda motor Yamaha Vixion nopol DK 5927 WW yang dikendarai oleh I Made Kariadi (34), seorang warga dari Banjar Dangin Pangkung Jangu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo dengan kecepatan tinggi.

Diduga lantaran kurang berhati-hati saat mengendarai sepeda motornya dan tak melihat ada warga yang menyeberang, Kariadi tak sempat menginjak rem dan menghindar sehingga menabrak korban.

Akibatnya, korban yang telah renta ini pun langsung terkapar di lokasi kejadian berikut dengan Kariadi yang turut terlempar dari motornya.

Melihat kejadian tersebut, belasan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian kemudian memberikan pertolongan kepada keduanya dan melaporkan kecelakaan ini ke Unit Laka Polres Jembrana.

Polisi yang datang sekitar pukul 06.45 WITA kemudian mengevakuasi korban dan melangsungkan olah TKP serta mengamankan pengendara sepeda motor Yamaha Vixion guna proses lebih lanjut.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Nyoman Sukadana mengatakan kecelakaan ini tergolong dalam kategori berat.

Pasalnya, korban yakni Ni Ketut Sekar mengalami luka berat yakni benjolan pada kepala bagian belakang, luka terbuka pada betis bagian kanan dan luka pada punggung kaki.

Bahkan, korban yang sempat mendapatkan perawatan di RSUD Negara ini akhirnya meninggal dunia (MD) akibat luka berat yang diterimanya usai ditabrak sepeda motor dengan kecepatan tinggi tersebut.

Sementara itu, kata dia, pengendara sepeda motor Yamaha Vixion, I Made Kariadi tak mengalami luka yang berarti usai menabrak korbannya.

Hanya saja, sepeda motornya mengalami kerusakan dengan kerugian material Rp 1.000.000.

Diduga, penyebab kecelakaan golongan berat ini akibat pengendara sepeda motor Yamaha Vixion yang kurang berhati-hati saat berkendara di jalan sehingga menabrak pejalan kaki yang hendak menyeberang di lokasi kejadian.

"Ya tadi ada Laka di Sebual pagi harinya, Km 91-92. Pengendara sepeda motor ini datang dengan kecepatan tinggi dari barat ke timur sehingga tak bisa menghindar dan akhirnya menabrak pejalan kaki yang hendak menyeberang dari selatan ke utara. Korbannya MD ketika mendapat perawatan di RS," tandas Sukadana.(*)

Penulis: I Gede Jaka Santhosa
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved