‎Raja Denpasar Polisikan Sang Adik, Nama Kepala BPN Badung pun Diseret!

Konflik di dalam keluarga Raja Denpasar Tjokorda Pemecutan XI dengan adik tirinya, merembet ke ranah hukum

‎Raja Denpasar Polisikan Sang Adik, Nama Kepala BPN Badung pun Diseret!
Istimewa
Kuasa Hukum Cok Pemecutan XI, Rizal Akbar Maya Poetra 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR-‎ Konflik di dalam keluarga Raja Denpasar Tjokorda Pemecutan XI dengan adik tirinya, merembet ke ranah hukum.

Itu lantaran adanya laporan ke Mapolda Bali oleh kuasa hukumnya, Jumat (21/7/2017) dua hari lalu.

Kasus ini terkait dengan dugaan pemalsuan sertifikat tanah dan penyalahgunaan wewenang.

‎Kuasa Hukum Cok Pemecutan XI, Rizal Akbar Maya Poetra menyatakan, pelaporan ini bermula dengan adanya tindakan dugaan pemalsuan yang dilakukan oleh Anak Agung Ngurah Rai Parwata (adik tiri Cok Pemecutan) dan Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Badung, I Gede Sukardan Ratmasa. 

"Untuk adiknya sendiri karena dugaan pemalsuan. Sedangkan Kepala BPN Badung soal penyalahgunaan wewenang," ucapnya, Minggu (23/7/2017) kepada awak media.

Laporan di SPKT Mapolda Bali itu sendiri, yakni dengan nomor laporan LP/293/VII/2017/SPKT, 11 Juli lalu, untuk adik tiri Cok Pemecutan sesuai dengan pasal 362 KUHP tentang pemalsuan surat.

Sedangkan untuk, Kepala BPN Badung dilaporkan dengan nomor laporan LP/312/VII/2017/Bali/SPKT tanggal 21 Juli, sesuai dengan dugaan pelanggaran pasal 421 KUHP tentang menyalahgunakan wewenang.

"Kami melaporkan dua hal. Namun, ini laporan saling berkaitan. Itu tadi, soal pemalsuan sertifikat dan penyalahgunaan wewenang," ungkapnya.

Rizal menjelaskan, laporan ini bermula dari persoalan tanah yang terletak di Seminyak Badung.

Tanah itu, dibangun sebuah hotel sejak 1980 lalu.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved