Bali Paradise

Selfie Ria di Kapal Karam Pantai Suluban, Daya Tarik Baru untuk Wisatawan di Pecatu

Beberapa wisatawan, baik lokal maupun asing terlihat menggunakan puing kapal sebagai lokasi berfoto.

Tribun Bali/AA Seri Kusniarti
Beberapa wisatawan, baik lokal maupun asing terlihat menggunakan puing kapal sebagai lokasi berfoto. 

Putra adalah satu di antaranya. Informasi keberadaan kapal karam ini diketahuinya dari instagram.

“Sebab setahu saya pemandangan kapal karam ini hanya ada di Pantai Nunggalan. Tetapi ternyata di Pantai Suluban juga ada yang serupa. Saya pun mengajak beberapa teman ke sini,” ujarnya.

()

Lokasi Pantai Suluban pun relatif lebih mudah dijangkau dibandingkan Pantai Nunggalan, sehingga ia memilih ke Suluban jika ingin melihat kapal karam.

Selain sebagai lokasi foto favorit, kapal karam ini juga menjadi lokasi berteduh bagi pengunjung. Beberapa turis terlihat bersandar santai di sisi teduh kapal.

Menurut keterangan warga setempat, kapal tersebut merupakan kapal nelayan.

Meskipun kondisinya sudah tidak utuh, namun ukuran kapal tersebut masih terlihat cukup besar untuk ukuran kapal nelayan.

“Kapal itu karam sekitar tiga bulan lalu,” terang seorang pedagang acung di Pantai Suluban.

Ia menuturkan, awalnya kapal tersebut dalam kondisi yang cukup utuh. Hanya ada kerusakan di beberapa bagian.

Namun beberapa pihak menganggap keberadaan kapal tersebut hanyalah rongsokan yang mengganggu.

()

Maka kapal tersebut dibakar, sehingga terbelah menjadi beberapa bagian. Akan tetapi bagian depannya masih terlihat utuh.

Halaman
1234
Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved