Patok Batas Indonesia Malah Dijadikan Lapangan Golf Oleh Malaysia

Tri menambahkan, dari sekitar 2.000 lebih patok tapal batas yang ada, Satgas Pamtas hanya mampu mengawasi sekitar 1.900 patok.

Patok Batas Indonesia Malah Dijadikan Lapangan Golf Oleh Malaysia
(KOMPAS.com/Alsadad Rudi)
Pemandangan alam yang bisa dijumpai di sepanjang ruas jalan menuju perbatasan Indonesia-Malaysia di Aruk, Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat 

TRIBUN-BALI.COM, SANGGAU – Petugas Satgas Pengamanan Perbatasan dari Yonif 131/Braja Sakti mendapati patok F 210 yang berada di Dusun Merau, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat dijadikan lapangan golf oleh pengusaha Malaysia.

Kepala Penerangan Kodam XII Tanjungpura, Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti mengatakan, keberadaan lapangan golf tersebut diketahui dari citra satelit yang diolah Topdam XII Tanjungpura.

"Hasil temuan itu kemudian dilaporkan ke Pangdam yang ditindaklanjuti dengan rapat oleh Asops Kodam di Mabes TNI," ujar Tri Rana, Senin (24/7/2017).

Hasil rapat tersebut ditindaklanjuti dengan perintah untuk melakukan patroli bersama antara TNI AD dengan pihak militer Briged 3, Malaysia.

Saat patroli bersama, ditemukan bahwa patok F 210 yang berada di kawasan wisata Borneo Highland, Sarawak, berada di lapangan golf.

"Patok batas yang ditemukan berada di lapangan golf punya Hotel Borneo milik Malaysia," ungkap Tri.

Hasil temuan tersebut ditindaklanjuti oleh kedua belah pihak masing-masing negara. Khusus untuk Indonesia, permasalahan ini sudah ditangani oleh pemerintah pusat.

"Kami hanya sebatas melaporkan, untuk tindakan selanjutnya kita serahkan kepada kedua negara,” jelas Tri.

Tri menambahkan, dari sekitar 2.000 lebih patok tapal batas yang ada, Satgas Pamtas hanya mampu mengawasi sekitar 1.900 patok.

"Dengan jumlah personel dan sumber daya yang terbatas, pengamanan batas wilayah tetap kita lakukan secara maksimal. Mestinya, tapal batas harus steril dari bangunan apapun," jelasnya. (*)

Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved