Kabar Gembira, Pemkot Denpasar Kucurkan Rp 1,3 Miliar Per Bulan untuk Gaji Guru Honor

Saat ini sebagian besar guru honor di Denpasar masih digaji kecil, ada guru honor yang hanya menerima Rp 300 ribu per bulan

Kabar Gembira, Pemkot Denpasar Kucurkan Rp 1,3 Miliar Per Bulan untuk Gaji Guru Honor
Warta Kota
Ilustrasi 

Eddy Mulya menjelaskan, program tersebut menurutnya murni karena kepedulian Pemkot Denpasar terhadap guru honorer di Denpasar, alias tidak ada kaitannya dengan agenda politik menjelang Pilgub 2018 mendatang.

Menurutnya, semenjak ketatnya aturan soal pungut memungut di lingkungan pendidikan membuat kalangan pendidikan kelimpungan mencari dana.

Itu sebabnya, salah satu korban menurutnya adalah guru honor.

"Bahkan, saya dengar ada yang mau dipulangkan, karena komitenya kelimpungan. Tidak ada dana, bagaimana caranya menggaji guru honor. Maka dari itulah, kami sepakat untuk berpihak pada guru honor," kata Eddy Mulya.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Denpasar, Wayan Gunawan yang hadir dalam rapat tersebut menjelaskan bahwa memang sebelum direalisakan dirinya memerlukan waktu paling cepat dua bulan.

Saat ini, jumlah guru honor di Denpasar, kata Gunawan, sebanyak 945 orang yang mengajak di TK, SD, dan SMP, dari semua kategori, guru kelas, guru ekstra, dan guru muatan lokal.

"Mereka rata-rata berpengahasilan Rp 65 ribu per jam. Tapi ada juga guru honor yang sudah menerima gaji Rp 1,5 sampai Rp 2 juta per bulan," kata Gunawan.

Pria yang baru menjabat sebagai Kadisdikpora Denpasar ini mengungkapkan bahwa jumlah guru honor yang baru direncanakan bakal mendapatkan subsidi dari pemerintah hanya guru kelas saja.

Sementara, guru honor muatan lokal, dan guru honor ekstra belum dibuatkan pola.

"Sekarang yang kami rancang baru untuk guru kelas saja," kata Gunawan. (win)

Halaman
1234
Penulis: I Wayan Erwin Widyaswara
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved