Usai TNI ‘Obok-Obok’ Rumah Warga Pegayaman, Polisi Tetapkan Satu Orang Jadi Tersangka

Penetapan status menjadi tersangka ini dilakukan setelah pihaknya berhasil memeriksa empat terduga pelaku lainnya

Usai TNI ‘Obok-Obok’ Rumah Warga Pegayaman, Polisi Tetapkan Satu Orang Jadi Tersangka
Istimewa
Terduga pelaku penebasan anggota Detasemen Markas (Denma) Kodam IX/Udayana Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA- B alias C (38) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Aparat Satuan Reskrim Polres Buleleng.

Ia terbukti telah melakukan kekerasan terhadap Anggota TNI AD, Prajurit Satu (Pratu) Gede Arya Yasa Mataram (37).

Demikian disampaikan oleh Wakapolres Buleleng, Kompol Michael Ravelindo Risakotta pada Kamis (27/7/2017).

Dijelaskan Kompol Michael, penetapan status menjadi tersangka ini dilakukan setelah pihaknya berhasil memeriksa empat terduga pelaku lainnya, dan juga beberapa orang saksi secara intensif.

Selain itu, sejumlah barang bukti berupa, sebilah pedang yang sebelumnya digunakan oleh Cesper untuk menebas korban juga menguatkan penetapan pria asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng ini sebagai tersangka.

"Hanya baru satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus di Ambengan itu. Sekarang, kami sedang masih melakukan pemeriksaan secara marathon terkait kasus ini. Sehingga, bisa jadi nanti akan ada tersangka lainnya, selain tersangka sekarang (C),” kata Kompol Michael.

Lanjut Kompol Michael, saat ini C telah resmi ditahan.

Bahkan tidak menutup kemungkinan, dua orang terduga pelaku juga akan menyusul C untuk dijadikan tersangka.

"Nanti Satreskrim akan melakukan gelar perkara, dan dari sana nanti akan secara jelas kami mengetahui perbuatan yang dilakukan, sehingga akan ada tersangka lagi dalam penanganan kasus ini," jelas Kompol Michael.

Diberitakan sebelumnya, otak dibalik aksi penebasan yang menimpa seorang anggota TNI di warung tuak, Desa Ambengan, Kabupaten Buleleng beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil ditangkap pada Senin (24/7/2017) pukul 10.30 wita.

Penangkapan terhadap tersangka B ini dilakukan oleh Tim Sergab Gabungan Kodam IX/Udayana dan Kodim 1609/Buleleng.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan terhadap tersangka B ini berhasil dilakukan, setelah aparat TNI mencoba untuk mengobok-obok rumah warga di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Dandim 1609/Buleleng, Letkol. Inf Slamet Winarko membeberkan bahwa jumlah pelaku yang melakukan kekerasan terhadap anggota Detasemen Markas (Denma) Kodam IX/Udayana Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37) itu berjumlah lima orang.

Mereka adalah WAA (30), IA (20), KN (23), B alias C (38), dan  AJ.

Setelah berhasil ditangkap, pihak Kodim 1609/Buleleng langsung menyerahkan kelima pria asal Desa Pegayaman itu ke Polres Buleleng untuk pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved