Dinas Sosial Dan Yayasan Metta Mama & Maggha Tunda Penyerahan Baby J kepada Ibunya

Tindakan penundaan penyerahan Baby J bukan karena ingin memisahkan anak dari Ibu kandungnya, namun ini adalah tindakan kemanusian

Dinas Sosial Dan Yayasan Metta Mama & Maggha Tunda Penyerahan Baby J kepada Ibunya
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara/Dwi S
Bayi JD tampak tertawa riang saat bercanda dengan Ketua Yayasan Metta Mama & Maggha, Vivi Monata Adiguna, Jumat (28/7/2017) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR  - Kondisi baby J untuk sementara masih berada di Yayasan Metta Mama & Maggha, Jalan Gunung Lawu No 30, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat.

Kondisinya sehat dan belum diserahkan kepada Ibu kandungnya. 

Sebelumnya, oleh pihak Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Baby J rencananya akan diserahkan kepada Ibu kandungnya. 

Baca: Ayah Kandung Memohon Agar Baby J Mendapatkan Perlindungan di Bali

Baca: Video Kekerasan Pada Balita di Denpasar Beredar, Diduga Dipukuli dan Disiram Oleh Sang Ibu

Baca: Siapa Orang Yang Turut Menyaksikan Dan Merekam Aksi Kekerasan Pada Balita di Denpasar?

Kuasa Hukum Yayasan Metta Mama & Maggha, Nyoman Yudara mengatakan, akan menunda sementara penyerahan Baby J kepada Ibunya, MD karena alasan keselamatan si bayi. 

"Kemarin dari P2TP2A rencananya mau menyerahkan bayi kepada ibu kandungnya, melihat video tersebut kami bersama Dinas Sosial menunda dulu bayinya untuk tidak keluar dari sini," kata Nyoman Yudara kepada awak Media, Sabtu (29/7/2017). 

Pihak kuasa hukum Yayasan Metta Mama bersama Dinas Sosial Provinsi Bali akan melakukan observasi dengan meminta keterangan terhadap kondisi kejiwaan yang diderita MD. 

Menurut informasi yang dihimpun, Ibu kandung dari Baby J terkena depresi setelah pisah dengan pasangannya,  Ia pun diduga menderita bipolar disorder. 

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved