Breaking News:

Bayi Dianiaya Ibu Kandung di Bali

Bayi J Diduga Dipakai Alat Ibu Kandungnya Lakukan Pemerasan, Polisi Telusuri Penyebar Video

Bayi J dianggap sebagai alat ataupun komoditas untuk memeras bapak biologisnya, Otmar Daniel Edelsberger (55), yang kini masih berada di negara asalny

Penulis: I Dewa Made Satya Parama | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Tribun Bali/Rizal Fanany
Mariana Dangu (MD), tersangka penganiayaan terhadap anaknya, bayi J, jalani pemeriksaan di ruangan Reskrimum Polda Bali, Denpasar, Senin (31/7/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Direktorat Kriminal Umum Polda Bali menduga motif Mariana Dangu (MD) menganiaya bayi J hanya untuk mendapatkan sesuatu.

Bayi J dianggap sebagai alat ataupun komoditas untuk memeras bapak biologisnya, Otmar Daniel Edelsberger (55), yang kini masih berada di negara asalnya Austria.

Baca: Geger, Diduga Stres Ditinggal Pacar Bulenya, Seorang Ibu Aniaya Anaknya di Seminyak

Baca: Lely Ungkap Ibu Penganiaya Bayi Ini Sebagai Korban Kekerasan, Begini Pengakuannya!

Baca: Bayi J Korban Kekerasan Ibu Kandungnya Disebut Tidak Ditelantarkan, Begini Penjelasan Lely

Direktur Kriminal Umum Polda Bali, Kombes Pol Sang Made Mahendra Jaya, mengatakan dugaan pemerasan ini mencuat berdasarkan hasil pemeriksaan intensif yang dilakukan penyidik terhadap Mariana, ibu kandung bayi J.

“Kita sudah periksa. MD lakukan kekerasan agar ayah biologis mau mengirim sejumlah uang. Hasil profiling pelaku tidak bekerja. Mereka bukan suami istri, tidak ada ikatan pernikahan,” jelasnya.

Kombes Mahendra menyatakan, apabila orangtua yang bertanggung jawab tidak akan melakukan hal tersebut demi memenuhi kebutuhan hidup sang anak.

“Kalau orangtua bertanggung jawab dia akan bekerja untuk menafkahi anaknya bukan dengan cara menganiaya anaknya untuk mendapatkan sesuatu,” tuturnya di ruang kerjanya, Mapolda Bali, Denpasar, Senin (31/7/2017).

Namun, mantan Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Mabes Polri ini belum bisa menjelaskan secara rinci berapa nilai pemerasan yang dilakukan wanita asal Sumba Barat Daya, NTT itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved