Dihantam Avansa Putih, I Komang Wati Tewas Seketika di Simpang Empat Culik

Kecelakaan terjadi saat jalan sepi. Pasar yang dekat dengan lokasi belum ramai.

Dihantam Avansa Putih, I Komang Wati Tewas Seketika di Simpang Empat Culik
Tribun Bali/ Istimewa
Ilustrasi tabrak lari 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA – Sekitar pukul 04.00 wita, puluhan warga terlihat memenuhi area jalan simpang empat culik, tepatnya di Banjar  Pekandelan, Desa Culik, Kecamaatan Abang, Minggu (6/8/2017).

Warga mengerumi sosok mayat tergeletak bersimbah darah di tengah jalan raya.

Menurut seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya menuturkan, mayat beridentitas I Komang Wati (60) warga Banjar Dinas Cangwang, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, tergeletak usai ditabrak orang tak dikenal.

Kecelakaan terjadi saat jalan sepi. Pasar yang dekat dengan lokasi belum ramai.

"Ceritanya saya nggak tahu. Warga dan pedagang tahu setelah kejadian. Darah yang keluar dari kepala (korban) banyak. Mungkin saat kejadian korban terpental. Katanya, kecelakaan cukup keras," ujar pedagang asal Desa Kesimpar, Abang.

Kapolsek Abang, AKP I Nyoman Sugita Yasa membenarkan. Kejadian tersebut terjadi pukul 03.50 wita.

Saat itu korban hendak akan menyebrang untuk belanja barang di Pasar Culik. Komang Wati baru belanja sebagian barang, dan menaruh di seberang jalan raya dekat dengan Pasar Culik.

Ketika menyebrang, di waktu bersamaan datang mobil avanza putih dari arah Singaraja - Amlapura. Laju kendaraan cukup keras, hingga menabrak korbn. Dari informasi saksi, korban terpental hingga 22 meter. Kepala terbentur di jalan hingga mengeluarkn darah, dan meninggal ditempat.

"Korban menyebrang dengan jalan kaki. Saat itu korban hendak mengambil belanja. Kendaraan avanza putih datang dari Singaraja tak memberi prioritas, dan langsung menabrak. Kendaraan Identitas pengendara belum diketahui. Pelaku lari ke arah Amlapura," kata Nyoman Sugita Yasa. (*)

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved