Anggota Brimob Diserang di Bali

Senjata Brimob Bali Dirampas di Jimbaran, Berikut Spesifikasi Senjata Tersebut

Seorang anggota Brimob mengalami penyerangan di parkiran Hotel Ayana Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Senjata Brimob Bali Dirampas di Jimbaran, Berikut Spesifikasi Senjata Tersebut
www.pindad.com
Pindad SS 1 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang anggota Brimob mengalami penyerangan di parkiran Hotel Ayana Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Bali.

Rumor ini masih diselidiki oleh anggota Brimob Polda Bali dan Direktorat Polda Bali lainnya.
Hingga saat ini, Brimob Polda Bali belum berani memastikan kejadian tersebut.

"Masih belum. Masih kami selidiki, nanti ya, nanti ya," ucap Dansat Brimob Polda Bali, Kombes Pol Laksana, kepada Tribun Bali, Selasa (8/8/2017).

Baca: ‎BREAKING NEWS Anggota Brimob Polda Bali Dikabarkan Diserang di Parkiran Hotel, Senjata Dirampas

Informasi yang beredar, kejadian ini sekitar pukul 11.20 Wita bertempat di parkiran Hotel Ayana Jimbaran.

Mengenai jenis senjata yang dirampas tersebut belum mendapat konfirmasi, namun, senjata yang banyak digunakan oleh Brimob adalah jenis senapan serbu SS 1.

Berikut informasi mengenai SS 1 yang dirangkum dari situs www.pindad.com

Baca: Senjatanya Dirampas, Anggota Brimob Polda Bali Dikabarkan Pingsan, Muntah Darah dengan Luka Lebam

Senjata jenis ini merupakan buatan PT Pindad Bandung dan pertama kali diluncurkan pada 1991 silam.

Senjata ini dibuat berdasarkan lisensi dari perusahaan senjata Belgia, FN (Fabrique Nationale).

SS 1 memiliki kaliber 5.56 x 45 mm standar NATO dan memiliki berat kosong 4,01 kg.

Laras SS1 dilengkapi dengan peredam sinar yang akan mengurangi pancaran api dan mengurangi hentakan ke belakang.

Kini, SS 1 telah dikembangkan dengan berbagai varian yang lebih modern.

Editor: imam rosidin
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved