Nahas, 2 Wisatawan Asal Afrika Terjebak di Bawah Tebing Pantai Atuh Nusa Penida, Evakuasi Berlanjut!

Setelah kurang lebih 1 jam melakukan aktivitas, ketiga wisatawan tersebut terseret arus sampai jauh ke arah selatan.

Istimewa
Sean Sutton (kanan), WNA yang berhasil menyelamatkan diri ketika terseret arus saat mencari ikan di Pantai Atuh, Nusa Penida. Hingga Rabu (9/8/2017) pukul 08.00 Wita, rekannya belum berhasil dievakuasi. (kiri) Peta perkiraan titik lokasi dua WNA terjebak setelah terseret arus di Pantai Atuh. Medan yang berat membuat proses evakuasi berlangsung sulit. 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dua wisatawan dilaporkan terseret arus ketika melakukan aktivitas memanah ikan di Pantai Atuh, Desa Pejukutan, Nusa Penida, Klungkung, Bali, Selasa (8/8/2017).

Kapolsek Nusa Penida Kompol I Ketut Suastika menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika adanya tiga wisatawan asal Afrika Selatan yakni Sean Sutton (22), Daniel Anderson (21), dan Devin Grey (39) melakukan aktivitas mencari ikan dengan menggunakan panah di perairan Pantai Atuh sekitar pukul 15.00 wita.

Baca: Dua WNA Terjebak di Bawah Tebing Berhasil Dievakuasi, Tubuhnya Penuh Luka

Setelah kurang lebih 1 jam melakukan aktivitas, ketiga wisatawan tersebut terseret arus sampai jauh ke arah selatan.

Salah saru korban yakni Sean Sutton (22) dapat menyelamatkan diri dengan berenang menuju pantai.

Sedangkan dua orang temannya yakni Daniel Andreson dan Devin Grey hilang terseret arus.

"Kita lakukan upaya pencarian terhadap korban, sekitar pukul 18.00 Wita dua korban terpantau di pinggir tebing salah satu pulau di sekitar Pantai Atuh. Saat itu kondisi air masih surut. Lokasi pulau tersebut memang sulit dijangkau," jelas Ketut Suastika ketika dikonfirmasi, Rabu (9/8/2017).

Tim Basarnas pun telah berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap korban.

Namun hingga Rabu pagi (9/8/2017), upaya penyelamatan masih terus diupayakan.

"Pukul 01.00 Wita dinihari tadi, korban masih terpantau selamat. Namun saat ini kami belum 86, perkembangan nanti saya infokan," Jelas Kompol Suastika.

Sementara Kalak BPBD Klungkung, I Putu Widiada mengatakan jika pihaknya masih berupaya melakukan koordinasi dengan Basarnas maupun kepolisian terkait penyelamatan terhadap korban.

"Korban kemungkinan masih dalam keadaan selamat, karena sempat menyahut saat dipanggil-panggil," jelas Putu Widiada.

Menurut informasi dari warga sekitar, ketiga wisatawan tersebut sudah selama tiga minggu melakukan aktivitas kemah di Pantai Atuh. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved