Kasus Perampasan Senjata Brimob di Jimbaran – Pastika Ingatkan Warga Bali Untuk Waspada
Pastika mengingatkan tidak ada negara dan aparat yang bisa menjamin 100 persen aman, makanya semua harus tetap waspada.
Penulis: A.A. Gde Putu Wahyura | Editor: Eviera Paramita Sandi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Made Mangku Pastika mengatakan bahwa untuk saat ini pihak kepolisian dan masyarakat Bali harus meningkatkan kewaspadaan.
Hal ini terkait dengan kasus penyerangan dan perampasan senjata terhadap seorang anggota Brimob Polda Bali, Brigadir I Bagus Suda Suwarna, Selasa (8/8/2017) siang, di parkiran Ayana Resort and Spa, Jimbaran, Kabupaten Badung, Bali.
Walau demikian semua pihak harus menunggu penyelidikan dari kepolisian dan tidak boleh berspekulasi apapun sebelum penyelidikan selesai.
“Jelas itu satu hal yang menurut saya harus disikapi untuk meningkatkan kewaspadaan lagi. Kita harus menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. Tidak boleh ada spekulasi apapun terlebih dahulu sebelum semuanya jelas,” ujar Pastika di Makodam IX Udayana, Denpasar, Kamis (10/8/2017).
Dikatakan pula bahwa pengamanan di hotel Ayana Resort maupun hotel-hotel di Bali semuanya sudah memenuhi standar dengan penjagaan ekstra.
Namun, Pastika mengingatkan tidak ada negara dan aparat yang bisa menjamin 100 persen aman, makanya semua harus tetap waspada.
“Sebenarnya sudah memenuhi standar, cuma tadi kalau perorangan kan sulit, coba masuk ke Ayana ketat sekali ada anjing sebelum masuk, pengecekannya macam-macam. Tetapi kan kembali selalu ada celah. Tidak ada instansi atau negara manapun yang bisa menjamin 100% secure, namun bukan berarti kita mentolerir itu,” jelas mantan Kapolda Bali ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pangdam-udayana-serahkan-senpi-kepada-tiga-gubernur_20170810_154503.jpg)