Tjok Ibah Ingin Ketemu Calon Tandem

Politikus yang juga Ketua Dewan Penasihat DPD II Golkar Gianyar ini mengaku belum memutuskannya pendampingnya di Pilkada Gianyar

Tjok Ibah Ingin Ketemu Calon Tandem
Tribun Bali/Ragil Armando
Cabup Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang juga Penglingsir Puri Ubud, Tjokorda Raka Kerthyasa alias Tjok Ibah (kanan) bersama Ketua Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang juga Ketua DPC Demokrat Gianyar, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati alias Tjok Anom saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Provinsi Bali ke-59, di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Senin (14/8/2017). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR– Jelang Pilkada Gianyar 2018, Cabup Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang juga Penglingsir Puri Ubud, Tjokorda Raka Kerthyasa alias Tjok Ibah mengharapkan agar KGB dapat mengumpulkan para Cabup dan Cawabup yang mendaftar melalui penjaringan di koalisi bentukan Golkar, Demokrat, Gerindra, dan PKPI tersebut.

Pasalnya, dirinya selaku Cabup ingin mengadakan pendekatan secara personal dan menyatukan visi dan misi dengan para pendaftar tersebut.

“Semua yang mendaftar nanti kita kumpul sekali lah, kita harus mengadakan pendekatan secara pribadi, visi-misinya juga biar sama, dan tentu melalui mekanisme,” katanya usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa HUT Provinsi Bali ke-59, di Gedung DPRD Bali, Denpasar, Senin (14/8/2017).

Pun disinggung mengenai siapa yang menurutnya paling pas untuk ditandemkan dirinya di Pilkada nanti.

Politikus yang juga Ketua Dewan Penasihat DPD II Golkar Gianyar ini mengaku belum memutuskannya.

Apalagi dirinya belum mengenal secara personal para bakal calon tandemnya tersebut. Hal ini membuat dirinya harus melakukan berbagai pendekatan dengan para calon yang mendaftar di KGB tersebut.

“Belum, sebab belum ada yang begitu personal bagi saya kenal, saya harus pendekatan, dan mereka juga perlu pendekatan dengan saya. Ya nanti kita kumpul, kita bicara sekali,” akunya.

Tjok Ibah juga mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan kepada mekanisme yang berlaku di KGB untuk memilihkan tandem yang tepat bagi dirinya untuk bertarung di hajatan politik lima tahunan  tersebut.

“Jadi tentu saja mekanisme di KGB dan sebagainya satu pertimbangan yang mana kira-kira tepat untuk kita bekerja nanti,” paparnya.

Pun juga apakah keluarga besar Puri Ubud telah menyiapkan standar tertentu kepada bakal calon tandem pendamping dirinya di Pilkada nanti.

Anggota DPRD Bali Komisi IV ini mengaku bahwa keluarga besar Puri Ubud telah menyerahkan sepenuhnya kepada KGB untuk menggodok siapa nama yang tepat baginya nanti.

 “Oh nggak ada, mereka serahkan sepenuhnya kepada KGB. Nanti KGB kita godok bersama,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang juga Ketua DPC Demokrat Gianyar, Tjokorda Gde Asmara Putra Sukawati alias Tjok Anom mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengumpulkan para bakal calon yang mendaftar melaui KGB guna membuat visi dan misi yang akan dijual di Pilkada Gianyar mendatang.

Ia juga menambahkan bahwa hari ini, Selasa (15/8/2017) pihaknya menutup pendaftaran Cabup dan Cawabup dari KGB.

“Besok, tanggal 16 adalah hari terakhir daripada calon-calon yang ada melalui KGB. Setelah itu, kita akan mengumpulkan semua seluruh calon, baik itu bupati dan wakil bupati untuk berkumpul bersama membuat satu visi dan misi yang sama,” katanya, Senin (14/8/2017).(*)

Penulis: Ragil Armando
Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved