Wanita Ini Jadi Saksi Mata Kecelakaan Truk Maut di Malang, Ceritanya Bikin Merinding
Yulviky Arlinda Putri (23) mengaku lemas saat melihat truk besar melaju cepat dengan rem blong di Jalan Kertanegara, Desa Giri Moyo, Karangploso, Kabu
TRIBUN-BALI.COM - Yulviky Arlinda Putri (23) mengaku lemas saat melihat truk besar melaju cepat dengan rem blong di Jalan Kertanegara, Desa Giri Moyo, Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (25/8/2017) sore.
Saksi mata kecelakaan maut itu melihat truk nopol N 9065 UA melaju dengan kecepatan sekitar 40 Km/Jam.
Sepanjang melaju, sopir truk selalu membunyikan klakson.
“Saya lemas tahu kecelakaan itu, karena saya juga sering mengalami kecelakaan,” kata Yulvika kepada SURYAMALANG.COM di lokasi.
Saat itu Yulvika baru keluar dari tempat kerjanya. Dia menuju motor miliknya yang terparkir di depan tempat kerjanya.
Baca: Inilah Penyebab Kecelakaan Beruntun di Malang yang Tewaskan 4 Orang
Saat sedang membersihkan motor, dia mendengar suara klakson yang berbunyi tanpa henti.
Suara klason itu mengalihkan perhatiannya.
Dia melihat truk besar yang sedang melaju di tengah jalan.
“Orang-orang sekitar juga teriak agar kendaraan minggir karena rem truknya blong,” lanjutnya.
Awalnya truk menyenggol dua motor. Posisi truk masih di tengah jalan, namun truk terus melaju karena jalanan menurun.
“Kepala bapak yang tersenggol itu berdarah. Sedangkan korban perempuan di depannya langsung berdiri setelah terjatuh,” katanya.
Setelah menabrak sejumlah motor, truk juga menabrak angkot dan mobil di depannya.
Saksi lain, Ahmad mengaku mendengar suara yang sangat keras. Lalu lelaki yang bekerja sebagai satpam itu melihat keluar setelah mendengar suara keras.
“Begitu saya melihat, sudah ada beberapa kendaraan jatuh. Suaranya keras sekali,” kata Ahmad.
Kecelakaan itu mengakibatkan empat motor rusak berat, sebuah angkot juga rusak berat.
Tembok jembatan juga ikut rusak akibat ditabrak truk. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kecelakaan-di-karangploso_20170827_183136.jpg)