Breaking News:

Nusa Penida Kerap Terjadi Kecelakaan, Ini yang Dilakukan Pemkab Klungkung 

Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar untuk membangun menara pemantau di Kepulauan Nusa Penida dan Lembongan

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: imam rosidin
TRIBUN BALI/EKA MITA SUPUTRA
Sejumlah wisatawan saat menikmati cipratan gelombang di tebing Devil Tears di Nusa Lembongan, beberapa waktu lalu. Destinasi wisata ini dianggap sangat berbahaya, karena kerap memakan koban jiwa . 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,7 miliar untuk membangun menara pemantau di Kepulauan Nusa Penida dan Lembongan di anggaran perubahan 2017 ini.

Ini dilakukan menyusul maraknya kasus kecelakaan laut di pesisir Klungkung.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung, I Putu Widiada ketika menjelaskan, menara pantau rencananya akan dibangun di tiga titik.

Satu titik di Klungkung daratan yakni di pesisir pantai Kusamba Klungkung.

Sisanya menara akan dibangun di Kecamatan Nusa Penida, yakni di Pesisir Batununggul di Pulau Nusa Gede, dan di pesisir Desa Jungutbatu, di Pulau Lembongan.

“Hari Senin (4/9/2017), menara pantau itu sudah mulai tahap pengerjaan. Anggaran untuk tiga menara pantau itu Rp 1,7 miliar,” ujar Putu Widiada, Jumat (1/9/2017).

Ia menjelaskan, dibangunnya menara pantau Balawista tersebut merupakan upaya untuk memaksimalkan pemantauan di pesisir.

Terlebih di wilayah Nusa Penida dan Lembongan saat ini berkembang sebagai salah satu destinasi pariwisata bahari favorit sekaligus menjadi wilayah yang  paling rawan terjadi kecelakaan laut.

“Itu cara untuk memaksimalkan pemantauan keamanan di wilayah pesisir, dengan adanya beberapa kali kejadian warga atau wisatawan yang terseret arus saat beraktivitas di laut,” kata Widiada.

Selain pembangan menara pantau, sesuai dengan arahan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, setiap menara pantau nantinya akan diisi oleh 30 personel petugas Balawista.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved