Mengejutkan, Nyoman Rencong Pemangku di Desa Bengkel Sari Selemadeg Barat Hilang Misterius

Seorang pemangku di Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat sejak sabtu (2/9) dini hari diketahui menghilang dari rumahnya.

Mengejutkan, Nyoman Rencong Pemangku di Desa Bengkel Sari Selemadeg Barat Hilang Misterius
Facebook
Foto Pemangku I Nyoman Recong yang telah menghilang sejak Sabtu (2/9) sekitar pukul 03.00 wita di rumahnya di Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN – Seorang pemangku di Banjar Bengkel, Desa Bengkel Sari, Kecamatan Selemadeg Barat sejak sabtu (2/9) dini hari diketahui menghilang dari rumahnya.

Pemangku Pura Desa setempat yang bernama I Nyoman Recong (75) itu hingga saat ini belum diketahui keberadaanya.

Bahkan warga setempat telah melakukan pencarian dengan menggunakan bantuan paranormal.

“Ini memang aneh, mengingat kondisi yang bersangkutan sudah sangat lanjut usia, untuk berjalan saja susah dan tidak mungkin bisa jauh dengan waktu sangat singkat,” Perbekel Bengkel Sari, I Ketut Alit Astawa, Minggu (3/9).

Alit menuturkan, dari pengakuan pihak keluarga, tidak ada firasat apapun terkait hilangnya Nyoman Recong.

Bahkan istri dari Nyoman Rencog mengaku masih melihat suaminya terbaring di tempat tidur pada malam hari saat kejadian dengan menggunakan baju kaos warna merah.

Namun ketika pukul 03.00 wita, ketika mulai terbangun, ia tidak melihat suaminya. Sang istri pun berusaha mencari keberadaan suaminya bahkan sampai ke ladang, namun tidak juga membuahkan hasil. Dan selanjutnya memberitahukan kejadian ini kepada keluarga lainnya serta warga yang ada di sekitar rumah.

Pencarian pun dilakukan hingga seluruh penjuru desa, bahkan sampai ke ladang tempat biasanya Nyoman Rencong menghabiskan harinya.

“Pencarian sudah menyasar seluruh penjuru desa bahkan sampai ke laut, tetap kami belum berhasil menemukan keberadaan Nyoman Rencong,” ucapnya. (*)

Bagi Alit Astawa, kejadian hilangnya salah seorang warganya ini sangat diluar logika. Karena dengan kondisi yang sulit untuk berjalan, tentu sangat tidak masuk akal jika yang bersangkutan bisa pergi sejauh itu dari sekitar rumahnya. “Ini yang membuat saya masih merasa aneh,” katanya.

Ia juga menuturkan dalam proses pencarian, sejumlah warga juga telah menggunakan sarana gong dan meminta petunjuk ‘orang pintar’. “menurut penuturan orang pintar, ia masih ada di sekitar banjar bengkel, dan rencananya proses pencarian akan kembali kita lanjutkan,” ucapnya. (arg)

Penulis: I Made Argawa
Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved