Golkar dan KGB Benar-benar Rujuk, Gelar Pertemuan di Rumah Aspirasi Sudikerta
Hubungan Golkar dan Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang sempat memanas, kini mulai meredup.
Penulis: Ragil Armando | Editor: imam rosidin
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hubungan Golkar dan Koalisi Gianyar Bangkit (KGB) yang sempat memanas, kini mulai meredup.
Golkar dan KGB yang terdiri Demokrat, Gerindra, dan PKPI benar-benar rujuk untuk menghadapi Pilkada Gianyar 2018.
Terbaru, jajaran KGB bertemu dengan jajaran Golkar untuk meluruskan persepsi terkait merenggangnya hubungan antara keduanya.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Bali, mereka menggelar pertemuan di Rumah Aspirasi Sudikerta, di Renon, Denpasar, Selasa (6/9/2017) malam.
Pertemuan dihadiri seluruh petinggi Golkar Bali, termasuk Ketua Golkar Bali, Ketut Sudikerta, Sekretaris Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, Ketua Golkar Gianyar, Made Dauh Wijana, Sekretaris Golkar Gianyar, Cokorda Wisnu Parta, dan jajaran kader Golkar Gianyar dari tingkat Pimpinan Kecamatan (PK) hingga Pimpinan Desa (PD).
“Kita sudah clear semua, sudah nggak ada masalah. Semalam kami sudah bertemu dengan jajaran Golkar, dari tingkat provinsi, dan Gianyar, sampai pimpinan kecamatan, dan desa. Ada Pak Sudikerta, Pak Sugawa Korry, Pak Dauh, Pak Cok Wisnu Partha juga hadir, lengkap,” ungkap petinggi KGB yang juga Ketua PKPI Gianyar, Ngakan Ketut Putra, Rabu (6/9/2017).
Ia menjelaskan, pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Bahkan, menurutnya, jajaran Golkar Bali sudah mengklarifikasi terkait langkah Golkar saat meloloskan anggaran KONI Gianyar senilai Rp 13 miliar lebih yang menjadi pemicu renggangnya hubungna dengan KGB.
Karena semua fraksi sebelumnya sudah menyetujui anggaran KONI Gianyar hanya Rp 7 miliar.
“Pertemuan berlangsung dengan canda tawa, nggak tegang kok. Sudah diklarifikasi soal itu di sana oleh Golkar Bali,” tambahnya.
Politikus yang juga anggota DPRD Gianyar ini mengatakan, antara KGB dengan Golkar sudah kembali solid untuk menghadapi Pilkada 2018.
Saat ini, menurutnya, KGB kembali merapatkan barisan menghadapi hajatan lima tahunan tersebut.
“Kita sudah solid, sudah cair kembali, tinggal kembali merapatkan barisan saja,” ujarnya.
Sekretaris Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry membenarkan soal pertemuan tersebut.
Ia juga mengatakan bahwa pertemuan dilakukan sebagai momentum menyatukan persepsi dan hubungan yang sempat renggang antara Golkar dan KGB.
“Ya benar, ini kita lakukan untuk menyatukan persepsi dan hubungan yang sempat renggang antara kami dan KGB,” katanya di Denpasar, Rabu (6/9).
Korry berharap, melalui pertemuan tersebut perbedaan yang ada selama ini dapat kembali cair. “Mudah-mudahan melalui ini bisa kembali cair,” terangnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kampanye_20170121_172613.jpg)