Pemda Tidak Becus Urus Sampah, Begini Sindiran Luhut

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan wewenang pengelolaan sampah sudah diberikan kepada pemerintah daerah.

Pemda Tidak Becus Urus Sampah, Begini Sindiran Luhut
Adiatmaputra Fajar
Luhut Binsar Pandjaitan 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Pemerintah saat ini menjajaki kerjasama dengan empat negara asal Eropa yaitu Swedia, Finlandia, Norwegia, dan Denmark, yang berhasil mengelola sampah menjadi bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan wewenang pengelolaan sampah sudah diberikan kepada pemerintah daerah.

Namun dalam pelaksanaannya, Luhut menyindir banyak pemda yang tidak bisa membersihkan kotanya sendiri.

"Karena pengelolaan sampah di level regional tidak benar, dampaknya ke pemerintah pusat bahkan level internasional dalam hal ini sampah plastik," ujar Luhut di Jakarta, Senin (11/9/2017).

Menurut Luhut, dalam mengelola sampah menjadi energi baru terbarukan tidak mudah. Karena sama halnya dengan negara lain, pengelolaan tersebut membutuhkan biaya dan keputusan politik yang tepat.

"Pengelolaan sampah hal yang sulit karena menyangkut pendanaan dan keputusan politik," ungkap Luhut.

Luhut menambahkan ke depannya Indonesia membutuhkan data dan transfer teknologi yang baru untuk bisa mengubah sampah menjadi bahan bakar pembangkit listrik.

Untuk itu Luhut menyambut baik jika ada negara-negara berkembang yang ingin membangun fasilitas teknologi pengolahan sampah di dalam negeri.

"Saya menyambut baik kehadiran organisasi dari konfederasi empat negara. Agar kami bisa belajar praktiknya dari negara-negara di Eropa," kata Luhut. (*)

Editor: Ady Sucipto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved