Prabowo Tegaskan Bicaranya Memang ‎Nggak Enak

Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya kerap berbicara apa adanya dalam berbagai kesempatan

Prabowo Tegaskan Bicaranya Memang ‎Nggak Enak
(ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)
Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) menyampaikan orasi dalam Aksi Bela Rohingya 169 di Monumen Patung Kuda, Jakarta, Sabtu (16/9/2017). Aksi dari Crisis Center for Rohingya PKS bersama ormas-ormas Islam tersebut menyuarakan dihentikannya kekerasan dan dikembalikannya hak kewarganegaraan etnis Rohingya. 

TRIBUN-BALI.COM, DEPOK -‎ Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengakui bahwa dirinya kerap berbicara apa adanya dalam berbagai kesempatan termasuk saat bicara mengenai kondisi bangsa.

Menurutnya, apa yang dibicarakannya sesuai kondisi terkini bangsa dimana dirasakan langsung oleh masyarakat Indonesia meskipun perkataannya dianggap tidak sedap oleh pemerintah.

"Kalau prabowo bicara memang ‎yang nggak enak, nggak enak," kata Prabowo di Universitas Indonesia, Depok, Senin (18/9/2017).

Mantan Danjen Kopassus ‎itu pun mengakui pada umumnya tokoh bangsa Indonesia banyak yang tidak suka dikritik.

Apalagi jika yang dikritik berasa sebagai seorang senior yang memiliki usia lebih tua.

"Bangsa Indonesia memang tidak suka dikritik, apalagi mengkritik seorang senior. Antara ewuh pakewuh dan hipokrit saya tidak tahu batasnya," tuturnya.

"Di depan baik, dibelakang grunjel, gerutu. Kita otokritik," tandasnya.

Editor: Aloisius H Manggol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved